Lepas Peserta Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat, Begini Pesan Bupati Sumba Timur
Bupati Sumba Timur melepas dua penyanyi cilik terbaik ke Pesparawi Nasional XIV 2026 di Manokwari. Mereka diharap mengharumkan nama daerah sekaligus jadi duta iman dan persaudaraan.
SUMBA TIMUR – Bupati Sumba Timur Umbu Lili Pekuwali secara resmi melepas peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) nasional ke-XIV 2026 di Monokwari, Papua Barat di ruang rapat Bupati Sumba Timur, Rabu (10/6/2026).
Pelepasan peserta Pesparawi juga Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur mengirimkan dua penyanyi cilik terbaik ke ajang Pesparawi nasional yang akan berlangsung pada 20 – 28 Juni 2026.
Dalam sambutannya Umbu Lili berpesan, kepada para peserta agar menjaga kesehatan dengan baik untuk mempersiapkan diri dalam mengikuti ajang tersebut dalam menampilkan kemampuan terbaik yang dimiliki.
“Saya harap kepada para peserta yang mengikuti ajang Pesparawi nasional di Papua agar menjaga kesehatannya dengan baik agar dapat menampilkan kemampuan terbaiknya disana,”katanya.
Umbu Lili juga menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terpilihnya putra-putri terbaik Sumba Timur yang nanti akan membawa nama Kabupaten Sumba Timur dan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ke ajang Pesparawi nasional XIV.
Dalam ajang tersebut, kategori Solo anak usia 11 - 15 tahun dari Kabupaten Sumba Timur mengutuskan Evelyn Rambu Ana Amah dan Chatleen Valeriene Sharon Paais.
Keduanya dipercaya menjadi wakil dari Provinsi NTT untuk mengikuti Pesparawi Nasional XIV tahun 2026 di Manokwari Papua Barat yang dijadwalkan tampil pada 22 Juni 2026 bersama peserta terbaik seluruh Provinsi se- Indonesia.
“Tentunya kesempatan untuk tampil ditingkat nasional ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk mengharumkan nama daerah dan Provinsi,” ujar Umbu Lili.
Ia berharap keikutsertaan para peserta dari Sumba Timur dapat menjadi duta yang membanggakan tak hanya dalam meraih presasi namun juga menunjukkan nilai-nilai iman, persaudaraan serta karakter generasi muda Sumba Timur yang unggul.
“Dengan pelepasan yang ditandai dengan doa bersama dan pemberian dukungan secara simbolis kepada peserta adalah wujud komitmen Pemkab Sumba Timur dalam mendukung pengembangan talenta generasi muda melalui kegiatan keagamaan,” terangnya.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


