Advertisement
Peristiwa Daerah

Jembatan Sonokembang Kota Malang Ditarget Rampung Juli 2026 Meski Progres Baru 38 Persen

Pembangunan Jembatan Sonokembang di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang terus dipacu agar selesai sesuai target.

TIMES Indonesia,
Jembatan Sonokembang Kota Malang Ditarget Rampung Juli 2026 Meski Progres Baru 38 Persen
Perbaikan jembatan sonokembang. (Foto: Rizky/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG TIMES INDONESIA, MALANG – Pembangunan Jembatan Sonokembang di Jalan Simpang Sulfat Utara, Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang terus dipacu agar selesai sesuai target. Meski progres fisik saat ini baru mencapai sekitar 38 persen, Pemkot Malang optimistis proyek senilai Rp5,2 miliar tersebut dapat rampung pada Juli 2026 mendatang.

Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto mengatakan, progres pembangunan hingga pekan lalu telah mencapai lebih dari 38 persen dan masih berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Advertisement

“Progres terakhir sekitar 38 persen lebih. Saat ini masih on schedule,” ujar Dandung, Kamis (11/6/2026).

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian pondasi jembatan dan pemasangan box culvert atau gorong-gorong kotak. Di lokasi proyek, sebagian pondasi telah terpasang dan kerangka jembatan juga sudah membentang melintasi sungai.

Meski capaian fisik di lapangan belum menyentuh separuh pekerjaan, Dandung menjelaskan terdapat sejumlah komponen penting yang dikerjakan secara paralel di pabrik. Salah satunya adalah girder atau gelagar jembatan yang nantinya akan langsung dikirim ke lokasi untuk dipasang setelah proses fabrikasi selesai.

Menurutnya, metode pekerjaan yang dilakukan secara bersamaan antara lapangan dan pabrik menjadi salah satu faktor yang akan mempercepat penyelesaian proyek.

“Nanti ada pekerjaan yang mempercepat. Jadi tidak semua dikerjakan di lokasi. Ada juga yang dikerjakan di pabrik, seperti girder. Setelah selesai tinggal dikirim dan dipasang,” ungkapnya.

Advertisement

Selama proses pembangunan berlangsung, akses kendaraan tetap dibuka melalui jembatan darurat Bailey yang telah dipasang sejak proyek dimulai pada 26 Januari 2026. Pengguna jalan dari arah utara maupun selatan masih melintas secara bergantian menggunakan jembatan sementara tersebut.

Sebagai diketahui, Jembatan Sonokembang mengalami kerusakan pada 10 Oktober 2025 akibat pondasi yang tergerus derasnya arus sungai saat hujan lebat melanda Kota Malang.

Melalui proyek rekonstruksi ini, Pemkot Malang tidak hanya membangun kembali jembatan yang rusak, tetapi juga meningkatkan kapasitas dan keamanannya. Jembatan akan diperlebar menjadi sekitar 9 meter, diperpanjang hingga 20 meter, serta ditinggikan sekitar satu meter untuk menyesuaikan elevasi jalan dan menjaga kelancaran aliran sungai.

Selain itu, jembatan baru juga akan dilengkapi trotoar di kedua sisi guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Dengan progres yang terus bergerak dan sejumlah komponen utama tengah dipersiapkan, Pemkot Malang menargetkan Jembatan Sonokembang dapat kembali beroperasi penuh pada bulan depan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizky Kurniawan Pratama
PenulisRizky Kurniawan PratamaSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang (2019). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Kriminal, Ekonomi, Budaya dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia