Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Kabupaten Malang, Target Operasi 2027
Muhammadiyah memulai pembangunan pabrik infus di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
MALANG – Muhammadiyah memulai pembangunan pabrik infus PT Suryavena Farma Indonesia. Pembangunan itu ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) di kawasan Jalan Raya Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Kamis (11/6/2026).
Fasilitas produksi itu berdiri di atas lahan yang disediakan Universitas Muhammadiyah Malang sebagai bagian dari pengembangan kawasan industri terpadu milik kampus.
Pabrik yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 tersebut diproyeksikan memasok kebutuhan cairan infus bagi jaringan rumah sakit Muhammadiyah sekaligus masyarakat luas. Kehadirannya dinilai sebagai langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk kesehatan dari luar daerah maupun luar negeri.
Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., menegaskan bahwa pembangunan pabrik infus ini merupakan bagian dari visi besar Muhammadiyah dalam membangun kemandirian ekonomi dan kesehatan yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
"Ini bukan untuk Muhammadiyah, ini untuk bangsa. Bisnis yang kami bangun bukan bisnis demi bisnis, tetapi bisnis yang manfaatnya kembali kepada kehidupan orang banyak," tegas Haedar Nashir.
Menurutnya, Muhammadiyah ingin menunjukkan bahwa organisasi keagamaan mampu berkontribusi langsung dalam menjawab kebutuhan strategis bangsa melalui pengelolaan usaha yang profesional dan berkelanjutan.
Haedar menjelaskan bahwa peran agama tidak hanya terbatas pada urusan ibadah dan keagamaan, tetapi juga mencakup pembangunan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Karena itu, keterlibatan Muhammadiyah di sektor industri kesehatan dipandang sebagai bentuk pengabdian yang berorientasi pada kemaslahatan publik.
Pabrik infus tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem socio-religious corporation yang selama ini didorong Muhammadiyah. Melalui konsep itu, aktivitas bisnis tidak semata mengejar keuntungan, tetapi juga mendukung layanan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


