Advertisement
Peristiwa Daerah

Kenaikan Harga Pertamax Picu Usulan Tarif Angkutan Naik, Dishub Jatim Tunggu Arahan Pusat

Sejumlah operator angkutan umum di Jawa Timur mengajukan penyesuaian tarif setelah harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter. Namun, Dishub Jatim menegaskan belum ada kenaikan tarif dan masih menunggu keputusan pemerintah pusat.

TIMES Indonesia,
Kenaikan Harga Pertamax Picu Usulan Tarif Angkutan Naik, Dishub Jatim Tunggu Arahan Pusat
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono, Jumat (12/6/2026).(Foto: Lely Yuana/TIMES Indonesia)
A-AA+

SURABAYA Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi menuai respons dari kalangan pengelola transportasi publik dan organisasi angkutan umum di Jawa Timur.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur (Dishub Jatim) Nyono, mengatakan bahwa sampai saat ini memang belum ada penyesuaian tarif.

Advertisement

Namun, ia mengakui beberapa perusahaan sudah mengajukan penyesuaian tarif sejak harga BBM jenis Pertamax (RON 92) di wilayah Jawa Timur resmi naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter mulai 10 Juni 2026.

Akan tetapi, Dishub Jatim belum memiliki kewenangan menentukan tarif sembari menunggu arahan Kementerian Perhubungan.

"Masih kita rundingkan dulu, karena masih ada keputusan dari Pemerintah Pusat, nanti arahnya itu kita menunggu keputusan eskalasi," kata Nyono, Jumat (12/6/2026).

Ia menegaskan, bahwa Dishub Jatim tidak bisa memutuskan secara sepihak dalam memutuskan kebijakan eskalasi tarif angkutan umum sampai nanti turun keputusan resmi dari Kementerian Perhubungan.

"Kalau nggak ada kebijakan eskalasi kita nggak bisa, karena nanti secara keputusan dari pusat kita dipersalahkan kalau nggak ada kebijakan dari sana," tandasnya.

Advertisement

Di sisi lain, Nyono juga memastikan tak ada perubahan untuk tarif bus TransJatim yang selama ini menggunakan bahan bakar solar bersubsidi.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Lely Yuana
PenulisLely YuanaPernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (AWS). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 8 September 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, birokrasi, hukum, gaya hidup, seni dan budaya, serta isu sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia