TNI AU Gelar Reksa Siaga di Majalengka, Ribuan Warga Belajar Mitigasi Bencana Secara Langsung
Latihan Kesiagaan II Kodau “Reksa Siaga” di Lanud Sugiri Sukani Majalengka edukasi ribuan warga dan pelajar soal mitigasi bencana lewat simulasi penyelamatan dan demo alutsista TNI AU.
MAJALENGKA – Deru mesin pesawat yang membelah langit Jatiwangi menjadi pusat perhatian ribuan warga yang memadati kawasan Pangkalan Udara Sugiri Sukani, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Jumat (12/6/2026).
Di balik atraksi yang memukau, TNI Angkatan Udara (TNI AU) menghadirkan pesan yang jauh lebih penting, yakni membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana melalui Latihan Kesiagaan II Kodau bertajuk "Reksa Siaga".
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, tersebut menjadi sarana edukasi mitigasi bencana yang dikemas secara menarik melalui berbagai simulasi penyelamatan, pengerahan personel, hingga demonstrasi penggunaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) milik TNI AU.
Di tengah semangat masyarakat yang memadati area Lanud Sugiri Sukani, simulasi penanganan kondisi darurat diperagakan secara realistis untuk memberikan gambaran nyata mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana.
Bupati Majalengka, Eman Suherman, mengapresiasi penyelenggaraan latihan tersebut karena dinilai memberikan manfaat besar bagi pemerintah daerah maupun masyarakat luas dalam memahami pentingnya kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.
Menurutnya, meskipun seluruh pihak berharap Kabupaten Majalengka tetap aman dari berbagai ancaman bencana, kesiapan dan pemahaman mengenai mitigasi tetap menjadi kebutuhan yang tidak bisa diabaikan.
"Kegiatan ini memberikan pembelajaran yang sangat berharga. Masyarakat dapat melihat secara langsung bagaimana TNI Angkatan Udara memiliki berbagai strategi dan kemampuan dalam melakukan mitigasi serta penanganan bencana," ujar Eman.
Ia menambahkan, latihan tersebut tidak hanya memperlihatkan profesionalisme TNI AU dalam menghadapi kondisi darurat, tetapi juga menjadi media edukasi yang efektif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Ribuan pelajar yang hadir bersama para guru tampak antusias menyaksikan setiap rangkaian kegiatan. Bagi sebagian besar anak-anak, momen melihat pesawat dan proses penyelamatan dari jarak dekat menjadi pengalaman langka yang berkesan.
Eman meyakini pengalaman tersebut akan menjadi memori berharga yang terus diingat oleh generasi muda dalam jangka waktu yang panjang.
"Anak-anak yang hadir hari ini mendapatkan pengalaman yang mungkin tidak akan pernah mereka lupakan. Apa yang mereka lihat dan pelajari hari ini akan menjadi bekal pengetahuan yang membekas hingga puluhan tahun ke depan," katanya.
Selain menjadi sarana edukasi kebencanaan, Latihan Reksa Siaga juga berhasil menghadirkan hiburan edukatif bagi masyarakat. Berbagai atraksi yang ditampilkan personel TNI AU membuat suasana semakin meriah dan mendapat sambutan positif dari warga.
Siti Aminah (38), warga Jatiwangi yang hadir bersama keluarganya, mengaku terkesan dengan jalannya kegiatan tersebut. Menurutnya, simulasi yang diperagakan memberikan pemahaman baru mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat.
"Biasanya kami hanya melihat kegiatan seperti ini di televisi. Hari ini bisa menyaksikan langsung dari dekat. Selain menarik, kami juga mendapatkan pengetahuan tentang cara menghadapi situasi darurat," ujarnya.
Melalui Latihan Kesiagaan II Kodau "Reksa Siaga", TNI Angkatan Udara tidak hanya menunjukkan kemampuan operasional dalam penanggulangan bencana, tetapi juga memperkuat hubungan antara aparat pertahanan, pemerintah daerah, dan masyarakat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


