Kloter 08 Tiba, 3.125 Haji Debarkasi Padang Telah Kembali ke Ranah Minang
Warga Pagedongan, Banjarnegara, mendesak perbaikan sedikitnya lima titik jalan ambles di ruas Pasar Wage–Kebumen yang kerap sebabkan kecelakaan, terutama bagi pengendara luar kota.
PADANG – Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang terus berjalan. Hingga kedatangan Kelompok Terbang (Kloter) 08, sebanyak 3.125 jemaah dan petugas haji telah kembali ke Tanah Air melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM).
Kloter 08 Debarkasi Padang yang berasal Kota Padang mendarat di BIM, Jumat (13/6/2026), menggunakan pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA925 dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
Setibanya di BIM jemaaah disambut Tim PPIH Debarkasi Padang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumbar, Edison bersama Kakan Kemenag Kota Padang Zulfahmi serta Tim PPIH.
Edison mengatakan, sebanyak 392 jemaah dan petugas tiba dengan selamat setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Suci.
Ia menjelaskan, rombongan terdiri dari 385 jemaah asal Kota Padang, satu petugas Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), dua Petugas Haji Daerah (PHD), serta empat petugas kloter.
"Setelah turun dati pesawat, jemaah langsung menuju Asrama Haji Embarkasi Padang untuk mengikuti proses penerimaan sebelum kembali ke rumah masing-masing,"
Suasana haru dan syukur tampak mewarnai kedatangan para jemaah di asrama haji, setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Sementara itu, Ketua Kloter 08, Depi Dasmal, mengatakan secara umum jemaah merasa puas terhadap pelayanan yang diterima selama menjalankan ibadah haji.
“Alhamdulillah pada umumnya jemaah merasakan kepuasan terhadap layanan yang diberikan. Bagi kami sebagai petugas tentu ini menjadi kebahagiaan tersendiri karena bisa mendampingi jemaah hingga kembali ke Tanah Air,” ujar Depi.
Meski demikian, kebahagiaan tersebut turut disertai rasa haru. Pasalnya, satu orang jemaah asal Kota Padang atas nama Syafei Nawaan (67 tahun) belum dapat kembali bersama rombongan karena masih menjalani perawatan di Arab Saudi.
“Saat berangkat jumlah jemaah kami 393 orang, sedangkan yang kembali bersama kloter ini sebanyak 392 orang. Satu jemaah kami, Syafei Nawaan, masih dirawat di Makkah Medical Center. Kami terus mendoakan semoga beliau segera pulih dan dapat kembali ke Tanah Air bersama kloter berikutnya,” katanya.
Depi menjelaskan, proses kepulangan jemaah dari Arab Saudi berlangsung lancar. Jadwal penerbangan berjalan sesuai rencana dan seluruh jemaah dapat mengikuti perjalanan dengan baik.
“Alhamdulillah penerbangan berjalan aman dan lancar. Selama di pesawat jemaah mendapatkan pelayanan yang baik. Kami bersyukur seluruh jemaah tiba di BIM dalam keadaan sehat,” tuturnya.
Kloter 08 juga tercatat sebagai salah satu kloter dengan jumlah jemaah lanjut usia yang cukup banyak. Dari total jemaah, sebanyak 107 orang merupakan lansia berusia 65 tahun ke atas.
Meski demikian, seluruh proses perjalanan dapat dilalui dengan baik berkat pendampingan petugas dan dukungan sesama jemaah.
Adapun petugas yang mendampingi Kloter 08, Depi Dasmal sebagai Ketua Kloter, Matridi Muhammad Nasir Pembimbing Ibadah, dr. Nazila Maghfiratul dokter kloter, dan Dewi Safitri Atnizar paramedis.
Kloter ini juga didampingi satu petugas KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah) Zihnil Afif Masnal, serta dua Petugas Haji Daerah, Kardinal Maidrus dan Afrizal Inul Khalil.
Kloter 08 menjadi kloter kedelapan yang tiba di Debarkasi Padang pada musim haji 1447 H/2026 M. Hingga saat ini, berdasarkan data Siskohat, sebanyak 3.125 jemaah dan petugas Embarkasi Padang telah kembali ke Tanah Air.
Depi berharap seluruh jemaah yang telah menunaikan ibadah haji dapat menjaga kemabruran sepulang dari Tanah Suci.
“Kami mendoakan semoga seluruh jemaah memperoleh haji yang mabrur dan dapat menjadi teladan di tengah keluarga maupun masyarakat setelah kembali ke kampung halaman,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


