Membuka Ruang Setara, Penyandang Disabilitas Nobar Film Semua Akan Baik-Baik Saja di Cianjur
Ikatan Jejaring Kreatif Antarkota atau Indonesia Creative Cities Network bersama berbagai komunitas menyelenggarakan pemutaran film inklusif bertajuk Semua Akan Baik-Baik Saja di XXI Ciplaz Cipanas, Cianjur.
CIANJUR – Ikatan Jejaring Kreatif Antarkota atau Indonesia Creative Cities Network bersama berbagai komunitas menyelenggarakan pemutaran film inklusif bertajuk Semua Akan Baik-Baik Saja di XXI Ciplaz Cipanas, Cianjur.
Pergelaran yang berlangsung tersebut menjadi ruang temu budaya yang ramah bagi penyandang disabilitas. Aktivitas ini dirancang khusus untuk memupuk empati masyarakat sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan serta persatuan di tengah keberagaman sosial masyarakat.
Melansir informasi tersebut dari akun media sosial Instagram resmi @cianjur.creative.network yang menegaskan pentingnya wadah kolaboratif bagi semua kalangan.
Agenda nonton bareng secara gratis ini tidak hanya dipusatkan di Cianjur, melainkan juga dilaksanakan serentak di sejumlah kota lain seperti Jakarta, Malang, Baubau, Tanjungpinang, Padang, hingga Pontianak.
"Melalui inisiatif ini, ruang kreatif inklusif diharapkan dapat terus hidup dan menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat di daerah," demikian dituliskan dikutip TIMES Indonesia, Sabtu (13/6/2026)
Inisiasi kebudayaan tersebut sukses melibatkan sebanyak 1.162 peserta disabilitas serta didukung oleh lebih dari 70 komunitas difabel di berbagai wilayah.
Lebih lanjut keseruan dan nilai kemanusiaan dalam acara ini semakin bermakna lewat hadirnya pertunjukan seni, lokakarya, dan pasar kreatif.
"Kolaborasi lintas sektor yang melibatkan elemen pemerintah, pengusaha, media massa, hingga para pekerja seni ini membuktikan bahwa ekosistem kreatif mampu bergerak bersama tanpa sekat pembatas," tambahnya.
Acara nonton bersama ini turut mendapatkan apresiasi tinggi serta sokongan penuh dari sejumlah figur publik nasional.
Ketua Umum ICCN Fiki Satari menyuarakan dukungannya secara langsung melalui sambungan panggilan video jarak jauh di sela-sela acara.
"Melalui live call juga menjadi penguat bahwa ruang kreatif inklusif harus terus hidup dan berkembang," ujar penyelenggara kegiatan saat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pendukung acara.
Aktor Baim Wong selaku sutradara karya bersama pesohor Raffi Ahmad menaruh harapan besar pada dampak sosial dari sinema ini.
Karya layar lebar tersebut menyajikan narasi emosional seputar problematika keluarga, kehilangan, harapan, dan persatuan dalam perbedaan.
Melalui media audio visual tersebut, semua pihak diajak meyakini bahwa setiap orang berhak terlibat, setiap orang berhak diterima, dan pada akhirnya semua akan baik-baik saja. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


