Obati Rindu Cita Rasa Kampung Halaman, Wali Kota Solok Jamu Jemaah Haji di Asrama Padang
Ia juga menyampaikan terima kasih dan doa agar Wali Kota senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam memimpin.
PADANG – Kerinduan akan masakan tanah air langsung terobati saat jemaah haji Kloter 09 Debarkasi Padang menginjakkan kaki di Asrama Haji Embarkasi Padang, Sabtu (13/6/2026).
Usai lebih dari sebulan di Tanah Suci, ratusan jemaah asal Solok Raya disuguhi kejutan istimewa: jamuan makan siang bersama dengan hidangan khas Minangkabau yang disiapkan langsung oleh Pemerintah Kota Solok.
Acara digelar segera setelah proses serah terima jemaah dari Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat kepada pemerintah daerah.
Suasana yang semula formal berubah menjadi hangat dan akrab saat para jemaah dipersilakan menikmati sajian yang telah lama dirindukan.
Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra menyebutkan bahwa jamuan makan bersama ini merupakan tradisi yang terus dijaga sebagai wujud rasa syukur atas kepulangan jemaah dalam keadaan sehat dan selamat.

“Para Bapak dan Ibu telah menempuh perjalanan panjang dan penuh makna. Sebelum kembali ke rumah masing-masing, kami ingin menjamu terlebih dahulu sebagai bentuk sambutan dan perhatian dari pemerintah daerah,” ujarnya.
Kehadiran menu khas seperti gulai pucuak ubi, gulai jariang, dan hidangan Minang lainnya menjadi daya tarik tersendiri. Salah seorang jemaah tak mampu menyembunyikan kegembiraannya, menyebut rasanya yang begitu lezat dan melepas rindu mendalam.
“Makanannyo lamak, lah taragak jo gulai pucuak ubi jo jariang,” ungkapnya sambil tersenyum.
Ia juga menyampaikan terima kasih dan doa agar Wali Kota senantiasa diberikan kesehatan dan kemudahan dalam memimpin.
Inisiatif ini mendapatkan apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumatera Barat M. Rifki. Ia menilai langkah tersebut istimewa karena berbeda dari kebiasaan umum, di mana penyambutan biasanya dilakukan setelah jemaah tiba di daerah asal.
“Jemaah kali ini tidak menginap, sehingga tidak mendapatkan layanan makan berat. Jamuan ini menjadi perhatian yang sangat berkesan dan menambah kebahagiaan mereka usai menunaikan ibadah,” jelasnya.
Bagi para jemaah, momen ini menjadi penutup yang manis dari perjalanan panjang. Sebelum kembali berkumpul dengan keluarga, mereka sempat menikmati kehangatan dan cita rasa kampung halaman yang selalu dirindukan.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


