390 Jemaah Haji Asal Pasaman dan Pasaman Barat Kembali ke Tanah Air, Dua Wafat di Tanah Suci
390 jemaah haji Kloter 10 Debarkasi Padang asal Pasaman dan Pasbar tiba selamat di BIM, disambut hangat keluarga. Dua jemaah wafat, satu tertunda pulang karena sakit.
PADANG – Penantian panjang keluarga akhirnya usai. Sebanyak 390 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 10 Debarkasi Padang dan berasal dari Kabupaten Pasaman serta Pasaman Barat tiba dengan selamat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Minggu (14/6/2026).
Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 3810 mendarat sekira pukul 12.54 WIB, lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan.
Kedatangan rombongan disambut langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat M. Rifki, Bupati Pasaman Barat Yulianto, Kepala Kantor Kemenhaji Pasaman Muksinin, Kepala Kantor Kemenhaji Pasaman Barat Ronaldi, serta jajaran pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Yulianto menyampaikan rasa syukur mendalam atas kepulangan para jemaah dalam keadaan sehat walafiat setelah lebih dari sebulan menunaikan ibadah di Tanah Suci.
“Selamat datang kembali di kampung halaman. Semoga menjadi haji yang mabrur dan menjadi teladan bagi masyarakat,” ucapnya. Ia juga mengapresiasi kinerja para petugas yang mendampingi sejak keberangkatan.
Sementara itu, Kakanwil Kemenhaji Sumbar M. Rifki menjelaskan bahwa dari total 393 orang yang berangkat, terdapat perubahan komposisi dua orang jemaah wafat, dan satu orang Syafruddin Wirdas Tompek (60 tahun) dari Pasaman Barat harus menunda kepulangan karena sakit. Sehingga yang kembali berjumlah 390 orang, terdiri dari 194 orang asal Pasaman Barat dan 190 orang asal Pasaman, didampingi enam petugas.
Proses serah terima berjalan lancar, Jemaah selanjutnya diberangkatkan menuju daerah asalnya: rombongan Pasaman Barat berangkat pukul 16.46 WIB, disusul jemaah Pasaman. Penurunan dan pendistribusian barang bawaan juga berjalan aman dan tertib.
Di sisi lain, Rifki turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya delapan jemaah Debarkasi Padang selama ibadah berlangsung.
Dua di antaranya berasal dari Pasaman: Sofian Arbi (41 tahun) yang meninggal di RS Al Noor Makkah akibat gagal jantung, serta Syamsu Kari Sudin (59 tahun) yang wafat di RS SGH Makkah karena penyakit jantung kronis.
“Semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan keluarga diberi ketabahan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kelancaran seluruh tahapan debarkasi tidak lepas dari sinergi pemerintah daerah, petugas kesehatan, perhubungan, imigrasi, bea cukai, pihak bandara, maskapai, dan seluruh panitia yang bekerja secara profesional. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


