Advertisement
Peristiwa Daerah

Rumah Yatim Gandeng Bank Syariah, Donasi Masyarakat Kini Makin Mudah dan Transparan

Kerja sama LAZNAS Rumah Yatim dan Bank Syariah Nasional permudah donasi zakat, infak, sedekah secara aman dan praktis, memperluas jangkauan bantuan bagi yatim, dhuafa, dan mustahik.

TIMES Indonesia,
Rumah Yatim Gandeng Bank Syariah, Donasi Masyarakat Kini Makin Mudah dan Transparan
Kerja sama Rumah Yatim dan BSNasional Bandung dinilai menjadi langkah strategis dalam memperluas akses donasi sekaligus memperkuat budaya filantropi masyarakat di era digital. (FOTO: Djarot/TIMESIndonesia)
A-AA+

BANDUNG Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berbagi melalui zakat, infak, dan sedekah, kemudahan akses menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong tumbuhnya budaya filantropi. Karena itu, sinergi antara lembaga sosial dan sektor perbankan dinilai memiliki peran strategis dalam memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Langkah tersebut ditunjukkan Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Rumah Yatim yang menjalin kerja sama dengan PT Bank Syariah Nasional (BSN) Kantor Cabang Bandung. Kolaborasi yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Kantor Pusat Rumah Yatim, Bandung, diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam menyalurkan donasi secara aman dan praktis.

Advertisement

Direktur Utama Rumah Yatim, Nugroho Bejo Wismono, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas akses pelayanan donasi bagi masyarakat sekaligus meningkatkan manfaat yang dapat dirasakan oleh para penerima bantuan.

Menurut dia, semakin mudah masyarakat berdonasi, semakin besar pula peluang untuk membantu anak yatim, dhuafa, dan kelompok mustahik lainnya yang membutuhkan dukungan, Senin (15/6/2026).

“Harapannya kerja sama ini dapat membantu lebih banyak mustahik serta anak-anak yatim dan dhuafa. Selain itu, masyarakat juga semakin mudah dalam menunaikan donasinya,” ujar Nugroho.

Kerja sama ini tidak hanya mencakup integrasi sistem donasi, tetapi juga membuka peluang sinergi program kemanusiaan lainnya di masa mendatang. Kedua lembaga berkomitmen membangun kolaborasi yang mampu menghadirkan dampak sosial lebih luas bagi masyarakat.

Pengamat ekonomi syariah menilai kemitraan antara lembaga filantropi dan perbankan memiliki sejumlah manfaat penting. Selain meningkatkan kemudahan transaksi, sistem perbankan juga mendukung transparansi, akuntabilitas, dan keamanan dalam pengelolaan dana sosial masyarakat.

Advertisement

Dengan dukungan teknologi perbankan, proses penyaluran donasi dapat dilakukan lebih cepat dan tercatat dengan baik. Hal ini sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pengelola zakat dan program-program sosial yang dijalankan.

Di era digital, perubahan perilaku masyarakat juga menjadi faktor yang mendorong lahirnya berbagai inovasi layanan donasi. Banyak masyarakat kini menginginkan proses berbagi yang mudah, cepat, dan dapat dilakukan kapan saja melalui perangkat digital.

Karena itu, kolaborasi antara lembaga sosial dan sektor perbankan menjadi salah satu jawaban terhadap kebutuhan tersebut. Tidak hanya mempermudah donatur, tetapi juga memperluas jangkauan penghimpunan dana sosial yang pada akhirnya dapat meningkatkan jumlah penerima manfaat.

Bagi Rumah Yatim, kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat misi kemanusiaan yang selama ini dijalankan. Sementara bagi sektor perbankan syariah, sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung pemberdayaan sosial dan penguatan ekonomi umat.

Di tengah tantangan sosial yang masih dihadapi masyarakat, kolaborasi semacam ini diharapkan mampu menjadi jembatan yang mempertemukan kepedulian masyarakat dengan kebutuhan mereka yang memerlukan bantuan. Dengan sistem yang semakin mudah dan transparan, semangat berbagi diyakini akan terus tumbuh dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Djarot Mediandoko
PenulisDjarot MediandokoSarjana Muda Sastra Indonesia Universitas Padjadjaran (1994). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2022. Meliput berbagai topik, termasuk politik, hukum, , ekonomi bisnis, UMKM, sains, seni, dan budaya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia