Warga Surabaya Tewas di Lubang Proyek, Wali Kota Ancam Copot Kepala Dinas Terkait
Wali Kota Eri Cahyadi geram atas insiden warga Surabaya yang tewas terperosok lubang proyek di Margorejo. Ia mengancam akan mencopot Kepala Dinas jika terbukti ada kelalaian SOP.
SURABAYA – Insiden kecelakaan warga Surabaya terperosok ke dalam lubang proyek saluran air di kawasan Margorejo Indah atau di depan Plaza Marina, Jumat (12/6/2026) malam membuat Wali Kota Eri Cahyadi geram.
Dirinya menyebut baru mengetahui kabar duka itu pada Sabtu pagi pasca kepulangannya dari ibadah haji. Wali Kota Eri mengancam akan mengambil tindakan tegas apabila hasil investigasi menemukan adanya unsur kelalaian fatal dari jajaran internal Pemkot Surabaya.
“Seluruh proyek di Surabaya keamanannya harus sesuai dengan Rencana Kerja dan Syarat-Syarat (RKS) dan penawarannya. Kalau sampai tidak dijalankan, berarti dinasnya tidak tepat," ujarnya, dikutip Senin (15/6/2026).
"Saya copot itu kepala dinasnya, saya tunggu hasil investigasi Inspektorat dalam tiga sampai empat hari ke depan untuk mencari tahu siapa yang bertanggungjawab, apakah Pimpinan Proyek (Pimpro) atau Kepala Dinasnya,” tegas Wali Kota Eri.
Ia akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terkait penerapan SOP pengamanan proyek, untuk memastikan apakah sudah dijalankan dengan baik atau tidak.
"Kalau pengamanan proyek tidak dilakukan dan dinasnya diam saja, saya akan beri sanksi seberat-beratnya,” tegurnya.
Atas nama Pemerintah Kota Surabaya, Wali Kota Eri juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Edhy, suami dari korban almarhumah Laila Endriati. Ia berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bersama agar tidak terulang kembali.
"Pembangunan untuk menyelesaikan banjir boleh dijalankan, tapi tidak boleh mengorbankan nyawa warga Kota Surabaya,” tandasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


