Kloter 11 Tandai Akhir Gelombang Pertama Pemulangan Jemaah Haji Debarkasi Padang
Kloter 11 menandai selesainya gelombang pertama pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang. Sebanyak 4.294 jemaah dan petugas telah kembali ke Tanah Air, tiga kloter masih menunggu kepulangan.
PADANG – LProses pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang memasuki babak penutupan gelombang pertama dengan kedatangan Kelompok Terbang (Kloter) 11 di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Senin (15/6/2026).
Pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA 3811 mendarat sekira pukul 14.10 WIB, menandai selesainya pemulangan 11 dari total 14 kloter yang diberangkatkan tahun ini.
Kedatangan rombongan disambut langsung Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat M. Rifki, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Amrizal, jajaran petugas Kemenhaj, serta perwakilan pemerintah daerah asal jemaah.
Hingga tahap ini, tercatat sebanyak 4.294 orang jemaah dan petugas telah tiba di Tanah Air dalam keadaan selamat.
“Alhamdulillah, gelombang pertama pemulangan berjalan lancar dan aman. Sebanyak 11 kloter telah kembali melalui rute Jeddah–Padang. Masih tersisa tiga kloter yang kini berada di Madinah untuk menyelesaikan rangkaian ibadah dan ziarah, dan akan dipulangkan pada gelombang kedua dengan rute langsung Madinah–Padang,” jelas M. Rifki.
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada para jemaah yang telah menunaikan ibadah. “Semoga amal ibadah diterima Allah SWT dan memperoleh predikat haji yang mabrur. Nilai-nilai kesabaran, kedisiplinan, dan kepedulian yang didapat di Tanah Suci diharapkan terus diamalkan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Kloter 11 membawa 389 orang, terdiri dari jemaah asal Pesisir Selatan sebanyak 207 orang, Sijunjung 90 orang, Dharmasraya 83 orang, dan Kota Padang 4 orang. Rombongan didampingi tim petugas lengkap.
Di sisi lain, tercatat satu jemaah wafat di Tanah Suci, yaitu Imam Kanapi Imam Qodir (81 tahun) asal Pesisir Selatan yang meninggal di Makkah akibat gagal jantung. Rifki turut menyampaikan belasungkawa mendalam.
Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu, sebanyak 1.080 orang lainnya masih menunggu kepulangan. Seluruh petugas tetap bersiaga penuh untuk memastikan seluruh tahap berikutnya berjalan aman hingga seluruh operasional haji 2026 selesai sepenuhnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


