Sabet Piala Presiden, Grup Reog Kyai Lodra Surabaya Raih Juara Nasional di FRNP XXXI 2026
Grup Reog Kyai Lodra binaan Disbudpar Jatim raih Piala Presiden sebagai Penyaji Terbaik FNRP XXXI 2026 di Ponorogo, mengungguli 32 tim dan menegaskan Surabaya sebagai barometer Reog nasional.
PONOROGO – Grup Reog "Kyai Lodra" binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur (Disbudpar Jatim) sukses mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Kelompok seni asal Kota Pahlawan ini berhasil menggondol Piala Presiden setelah dinobatkan sebagai Penyaji Terbaik Pertama dalam Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXXI tahun 2026.
Kemenangan ini diraih setelah Kyai Lodra menyisihkan 32 tim kompetitor dari berbagai daerah di Indonesia. Festival tahunan yang berlangsung maraton selama empat hari, mulai 12 hingga 15 Juni 2026, menyajikan persaingan ketat di atas panggung utama.
Berdasarkan keputusan dewan juri, posisi Penyaji Terbaik Kedua diraih oleh Grup Reog perwakilan Pemkab Wonogiri. Sementara itu, dominasi Surabaya semakin kuat setelah Grup Reog "Purbaya", yang juga berasal dari Kota Surabaya, sukses mengamankan posisi Penyaji Terbaik Ketiga.
Keberhasilan Grup Reog Kyai Lodra memikat hati para pengamat seni bukan tanpa alasan. Salah satu Dewan Juri FNRP XXXI 2026, Sukatno, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa matang yang ditunjukkan oleh perwakilan Disbudpar Surabaya tersebut.
Menurut Sukatno, Kyai Lodra berhasil menyajikan harmonisasi yang nyaris sempurna antara pakem tradisional dan kreativitas kontemporer tanpa kehilangan roh asli Reog Ponorogo.

"Penampilan Kyai Lodra tahun ini sangat bertenaga dan memiliki dinamika panggung yang luar biasa. Kelancaran transisi gerak, ketepatan ritme musik pengiring, hingga penjiwaan karakter setiap penari—mulai dari Jathil, Warok, hingga Pembarong—dieksekusi dengan sangat matang. Mereka layak mendapatkan Piala Presiden tahun ini karena konsistensi kualitas penampilannya sejak menit pertama hingga akhir," ujar Sukatno saat ditemui usai pengumuman pemenang, Senin (15/6/2026) malam.
Keberhasilan membawa pulang Piala Presiden ke Kota Surabaya menjadi bukti nyata bahwa pembinaan seni tradisi di wilayah perkotaan tetap berjalan masif dan berkualitas. Dua perwakilan Surabaya yang bertengger di posisi tiga besar (Kyai Lodra sebagai juara pertama dan Purbaya sebagai juara ketiga) menegaskan peta kekuatan baru dalam pelestarian budaya Reog di Jawa Timur.
FRNP XXXI dalam rangkaian Grebeg Suro yang berakhir pada 15 Juni 2026 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, namun juga refleksi kebangkitan seni pertunjukan rakyat yang kian digandrungi generasi muda. Dengan hasil ini, Grup Reog Kyai Lodra dipastikan membawa pulang trofi bergengsi sekaligus mengukuhkan posisi Surabaya sebagai salah satu barometer pelestarian Reog Ponorogo di tanah air.
Berikut daftar 10 penyaji terbaik Festival Nasional Reog Ponorogo (FRNP) XXXI 2026:
1. Kyai Lodra (Disbudpar ) Jatim
2. Reog Pemkab Wonogiri
3. Reog Purbaya Surabaya
4. Reog Manggolo Wiyoto (SMAN 3 Ponorogo)
5. Reog Gajah Manggolo (SMAN 1 Ponorogo)
6. Reog Laskar Sawunggalin UNESA
7. Reog Satrio Bimo Wonogiri
8. Reog Bantarangin DKI Jakarta
9. Reog Kridha Taruna (SMAN 2 Ponorogo)
10. Reog Taruno Suryo SMA Muhipo. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


