Advertisement
Peristiwa Daerah

Terjadi Ledakan Saat Pertamini di Bondowoso Terbakar, Tiga Orang Terluka

Kebakaran hebat melanda sebuah kios Pertamini di Desa Sukosari Lor, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso, Senin (15/6/2026) siang.

TIMES Indonesia,
Terjadi Ledakan Saat Pertamini di Bondowoso Terbakar, Tiga Orang Terluka
Tampak kobaran api membumbung tinggi dalam kebakaran Pertamini di Kabupaten Bondowoso (FOTO: Tangkapan layar video)
A-AA+

BONDOWOSO  Kebakaran hebat melanda sebuah kios Pertamini di Desa Sukosari Lor, Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso, Senin (15/6/2026) siang. 

Video kebakaran tersebut viral di media sosial. Bahkan dalam video tersebut terjadi ledakan hebat, diikuti kobaran api membumbung ke atas. 

Advertisement

Insiden itu tidak hanya menghanguskan fasilitas penjualan bahan bakar, tetapi juga menyebabkan tiga pekerja mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Dua korban luka yakni Fernando dan Samsul Arifin merupakan warga Desa Wonosuko, Kecamatan Tapen. 

Sementara satu korban lainnya, Prasetyo, merupakan warga Desa Sumbergading, Kecamatan Sumberwringin.

Informasi dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.18 WIB. Kobaran api yang muncul secara tiba-tiba sempat membuat warga sekitar panik. Beberapa kali suara ledakan terdengar dari lokasi kebakaran sebelum api berhasil dikendalikan.

Kapolsek Sukosari AKP Achmad Purwanto mengatakan, tiga korban yang bertugas pada shift siang mengalami luka akibat kejadian tersebut. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan di Puskesmas Sukosari.

Advertisement

“Korban ada tiga, mereka yang bertugas pada shift siang. Korbannya ada yang luka bakar ringan, ada juga yang memar,” katanya, Selasa (16/6/2026) pagi.

Berdasarkan hasil keterangan di lapangan, kebakaran diduga bermula saat petugas hendak menyalakan mesin DAP pada instalasi pom mini. 

Namun kata dia, diduga terjadi korsleting listrik yang memicu percikan api hingga menyambar area sekitar. “Dari mesin DAP terjadi korsleting,” terangnya.

Ia menjelaskan, Pertamini tersebut sehari-hari melayani penjualan BBM jenis Pertamax dan Solar. 

Saat kejadian kata dia, stok bahan bakar di lokasi disebut sudah menipis meski masih terdapat sisa BBM di dalam tangki.

“Kayanya masih ada sisa (BBM-nya), tadi saya tanyakan ke petugas di lapangan,” jelasnya.(*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia