Advertisement
Peristiwa Daerah

BMKG Pastikan Gempa M 6,7 yang Guncang Palu Tak Berpotensi Tsunami

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026), tidak berpotensi

TIMES Indonesia,
BMKG Pastikan Gempa M 6,7 yang Guncang Palu Tak Berpotensi Tsunami
Tim BMKG menyampaikan keterangan resmi terkait gempa bumi M 6,7 yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, melalui konferensi pers daring, Selasa (16/6/2026) (Foto: Tangkapan layar YouTube)
A-AA+

PALU Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026), tidak berpotensi tsunami.

Informasi tersebut disampaikan BMKG melalui keterangan resmi yang dipaparkan kepada masyarakat setelah gempa terjadi.

Advertisement

Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa terjadi pada pukul 10.27.45 WIB atau 11.27 WITA dengan pusat gempa berada sekitar 42 kilometer di tenggara Kota Palu pada kedalaman 10 kilometer. 

BMKG menjelaskan bahwa gempa tersebut termasuk gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah Sulawesi Tengah.

BMKG 2

Dari hasil analisis mekanisme sumber, pergerakan patahan yang memicu gempa diketahui memiliki mekanisme sesar turun (normal fault). 

Dalam penyampaian informasinya, BMKG menegaskan masyarakat tidak perlu panik karena gempa tersebut tidak memicu potensi tsunami. Warga diimbau tetap tenang dan hanya mengakses informasi dari sumber resmi yang telah terverifikasi.

Advertisement

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di Kota Palu dan sejumlah daerah sekitarnya. Kepanikan sempat terjadi ketika warga berhamburan keluar rumah dan bangunan untuk mencari lokasi yang lebih aman.

Sejumlah fasilitas umum juga melakukan langkah antisipasi guna menghindari risiko yang lebih besar. 

BMKG 3

BMKG terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas seismik pascagempa. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan serta memastikan kondisi bangunan tempat tinggal dalam keadaan aman sebelum kembali beraktivitas. 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban maupun tingkat kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Proses pendataan masih dilakukan oleh instansi terkait. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia