Advertisement
Peristiwa Daerah

Perbaikan Jalan Gadang Dimulai, Pemkot Malang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Proyek perbaikan Jalan Gadang  Kota Malang yang telah lama dinantikan akhirnya mulai dikerjakan Pemkot Malang sejak 15 Juni 2026 lalu.

TIMES Indonesia,
Perbaikan Jalan Gadang Dimulai, Pemkot Malang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Skenario perbaikan Pasar Gadang Kota Malang. (FOTO: Rizky/TIMES Indonesia)
A-AA+

Malang Proyek perbaikan Jalan Gadang  Kota Malang yang telah lama dinantikan akhirnya mulai dikerjakan Pemkot Malang sejak 15 Juni 2026 lalu. Selama proses pembangunan berlangsung, warga dan pengguna jalan diminta bersiap menghadapi rekayasa lalu lintas di kawasan Pasar Gadang.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan,  pengerjaan proyek akan berdampak pada kelancaran arus kendaraan. Karena itu, ia meminta masyarakat memahami kondisi tersebut dan tidak bereaksi berlebihan selama proses pembangunan berlangsung.

Advertisement

“Kami berharap tidak ada reaksi yang berlebihan karena memang otomatis pengguna jalan akan terganggu selama proyek berjalan,” ujar Wahyu, Jumat (19/6/2026).

Penataan dilakukan mulai akses masuk Pasar Gadang hingga kawasan jembatan. Salah satu fokus pekerjaan adalah mengembalikan fungsi jalan sebagai jalur lalu lintas yang selama ini kerap terganggu aktivitas perdagangan maupun parkir kendaraan besar.

“Jalan harus kembali pada fungsinya sebagai jalan,” ungkapnya.

Sementara, Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, menjelaskan terdapat dua paket pekerjaan yang dikerjakan bersamaan, yakni rehabilitasi Jalan Gadang Bumiayu dan Jalan Pasar Gadang. Fokus awal pembangunan dimulai dari sistem drainase sebelum dilanjutkan dengan konstruksi badan jalan.

Pekerjaan drainase dimulai di sisi selatan Jalan Gadang Bumiayu dari arah timur. Saluran yang dibangun memiliki dimensi satu meter kali satu meter untuk mengatasi persoalan genangan sekaligus mendukung ketahanan konstruksi jalan.

Advertisement

“Mulai dari pekerjaan drainase di Jalan Gadang Bumiayu sisi selatan. Mulainya dari sisi timur,” kata Dandung.

Setelah drainase rampung, pekerjaan dilanjutkan dengan pembangunan badan jalan menggunakan rigid beton yang dinilai lebih kuat menahan beban kendaraan berat. 

“Beberapa titik tetap akan menggunakan lapisan aspal sesuai kebutuhan teknis,” lanjutnya.

Tahapan serupa nantinya diterapkan pada sisi utara jalan, yakni diawali pembangunan drainase sebelum pengerjaan badan jalan. Adapun tahap akhir proyek berupa pengaspalan ruas jalan dari kawasan jembatan hingga simpang empat Bumiayu.

Pemkot Malang mengusung konsep jalan kembar dengan median di tengah. Masing-masing jalur memiliki lebar sekitar 7,5 meter. Total panjang ruas Jalan Gadang Bumiayu yang direhabilitasi mencapai 674 meter, sedangkan penataan Jalan Pasar Gadang sepanjang 574 meter.

Pekerjaan konstruksi dilakukan setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Jika kondisi memungkinkan, pengerjaan akan dilanjutkan pada malam hari setelah Magrib hingga sekitar pukul 22.00 WIB untuk mempercepat penyelesaian proyek.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, Pemkot Malang mengalokasikan anggaran lebih dari Rp12 miliar untuk Jalan Gadang Bumiayu dan sekitar Rp2 miliar untuk penataan Jalan Pasar Gadang. Kedua proyek dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dikerjakan dalam paket terpisah sesuai ketentuan pemerintah pusat.

“Perbaikan ini diharapkan menjadi solusi atas kondisi Jalan Gadang Bumiayu yang selama bertahun-tahun rusak dan menjadi salah satu keluhan utama masyarakat, khususnya pengguna kendaraan yang melintas di kawasan Pasar Gadang,” ucapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizky Kurniawan Pratama
PenulisRizky Kurniawan PratamaSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang (2019). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Kriminal, Ekonomi, Budaya dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia