Advertisement
Peristiwa Daerah

Tak Sungkan Minta Bantuan, Jemaah Haji BPN 9: Seragamnya Khas dan Petugasnya Masih Muda

Suasana haru bercampur syukur mengiringi proses kepulangan jemaah haji Indonesia dari kelompok terbang (kloter) BPN 9 menuju Tanah Air melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah.

TIMES Indonesia,
Tak Sungkan Minta Bantuan, Jemaah Haji BPN 9: Seragamnya Khas dan Petugasnya Masih Muda
Petugas haji bandara Madinah sedang mengedukasi jemaah haji kloter BPN 9. (FOTO: Fahmi/MCH 2026)
A-AA+

JAKARTA Suasana haru bercampur syukur mengiringi proses kepulangan jemaah haji Indonesia dari kelompok terbang (kloter) BPN 9 menuju Tanah Air melalui Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah.

Ketua Kloter BPN 9, Muh Syamsu Nursi, berharap seluruh proses penerbangan hingga ketibaan jemaah haji Indonesia di debarkasi bisa berjalan dengan selamat dan lancar.

Advertisement

"Saat berangkat ke Tanah Suci, total jemaah Kloter BPN 9 berjumlah 358 orang. Namun, ada satu jemaah kita yang wafat di Mina, sehingga jumlah jemaah yang pulang ke Tanah Air saat ini menjadi 357 orang. Semoga baik dan lancar proses perjalanan pulang ini," ujar Muh Syamsu Nursi kepada Media Center Haji di Bandara Madinah, dikutip pada Jumat (19/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Muh Syamsu Nursi juga menyampaikan rasa terima kasih dan kepuasan yang mendalam dari rombongan jemaah atas pelayanan yang mereka terima selama berada di Arab Saudi.

Menurutnya, kerja keras dan koordinasi ketat para petugas dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) di lapangan diakui membuat perjalanan ibadah rukun Islam kelima ini terasa jauh lebih ringan dan nyaman.

"Jemaah merasa puas dengan layanan dari kementerian, di mana-mana seakan ada petugas yang sigap melayani jemaah. Kehadiran mereka luar biasa membantu, khususnya bagi jemaah lansia, karena ada beberapa dari mereka yang berangkat sendiri dan tidak didampingi oleh pihak keluarga," urainya.

Kloter BPN 9 saat menunggu
Kloter BPN 9 saat menunggu di bandara Madinah. (FOTO: Fahmi/MCH 2026)

Ia menambahkan bahwa posko-posko pelayanan yang berdiri di berbagai titik krusial sangat efektif dalam memberikan rasa aman bagi seluruh rombongan jemaah sepanjang waktu.

"Keberadaan petugas di setiap sektor, hotel, dan berbagai tempat ibadah memberikan kesan tersendiri. Jemaah merasa tidak sendiri karena selalu didampingi petugas. Semoga sampai tiba di tanah air bisa lancar," harapnya. 

Kekaguman atas dedikasi para petugas haji juga diungkapkan langsung oleh Nur Kartika Sari, salah satu jemaah haji wanita yang tergabung dalam kloter BPN 9.

Nur Kartika Sari mengaku sangat terbantu karena petugas Indonesia begitu mudah dicari dan selalu bersikap ramah, meski di tengah lautan jutaan umat manusia dari berbagai negara.

"Kami sangat kagum dengan pelayanan di Tanah Suci dari petugas Indonesia. Keberadaan petugas sangat mudah dikenali karena seragamnya yang khas. Kemudian, banyak juga petugas yang masih muda, sehingga kami tidak sungkan untuk bertanya atau meminta bantuan selama di sana," tandas Nur Kartika Sari. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ahmad Nuril Fahmi
PenulisAhmad Nuril FahmiSarjana Ilmu Hukum Universitas Bung Karno (UBK) Bergabung dengan TIMES Indonesia dan bertugas di wilayah Jakarta dan sekitarnya sejak 2020. Sudah meliput berbagai isu baik politik, hukum, humaniora, teknologi, bisnis dan peristiwa yang bersifat lokal, nasional, dan internasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia