Marak Aksi Mahasiswa, BariKade Gus Dur Ingatkan Pentingnya Jaga Persatuan Nasional
DPP BariKade Gus Dur memberikan atensi serius terhadap gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa di berbagai daerah dan mengingatkan potensi adanya infiltrasi politik.
Surabaya – Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa yang marak terjadi di berbagai daerah di Indonesia mendapat atensi serius dari Dewan Pimpinan Pusat Barisan Kader (DPP BariKade) Gus Dur. Organisasi tersebut mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara hak menyampaikan kritik konstitusional dengan kewajiban merawat persatuan nasional.
Wakil Ketua Umum DPP BariKade Gus Dur, Sudarsono Rahman menyatakan bahwa rentetan tuntutan yang disuarakan mahasiswa di lapangan merupakan refleksi nyata dari kegelisahan masyarakat. Pihaknya mencatat beberapa isu krusial yang disorot publik saat ini meliputi fluktuasi harga barang kebutuhan pokok, melemahnya daya beli masyarakat, kebijakan perpajakan, komitmen pemberantasan korupsi, hingga desakan reformasi di lembaga penegak hukum.
"Aspirasi mahasiswa harus dipandang sebagai alarm demokrasi. Kritik publik dan masukan yang disampaikan melalui aksi-aksi tersebut merupakan energi perbaikan yang sangat penting bagi pemerintah," ujar Sudarsono Rahman di Surabaya, Jumat (19/6/2026).
Mantan Ketua PW IPNU Jawa Timur periode 1988–1992 yang akrab disapa Cak Dar ini menegaskan, pemerintah perlu menyikapi kritik tersebut secara bijak sebagai bagian dari mekanisme kontrol dalam sistem demokrasi yang sehat. Menurutnya, ruang dialog antara pemerintah dan elemen masyarakat, khususnya mahasiswa, harus terus dibuka serta dioptimalkan secara berkala.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa esensi utama dari penyelenggaraan negara, sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan UUD 1945, adalah melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, dan mewujudkan keadilan sosial.
"Negara harus hadir untuk memastikan bahwa kekayaan nasional benar-benar digunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat, termasuk untuk memperkuat sektor pendidikan, kesehatan, dan penciptaan lapangan kerja," tambahnya.
Waspadai Infiltrasi Gerakan
Kendati mendukung penuh hak konstitusional dalam menyampaikan pendapat di muka umum, BariKade Gus Dur memberikan catatan kritis bagi para mahasiswa yang turun ke jalan agar tetap mengedepankan ketertiban dan kedamaian.
Cak Dar mengimbau agar gerakan moral mahasiswa tetap menjaga kemurnian agendanya dan tidak terjebak ke dalam skenario polarisasi politik yang destruktif. Ia mewanti-wanti adanya potensi infiltrasi dari pihak luar yang ingin memanfaatkan situasi demi keuntungan sektoral.
"Adik-adik mahasiswa harus ekstra waspada terhadap pihak-pihak yang mencoba menunggangi gerakan ini, baik untuk kepentingan politik elektoral maupun keuntungan ekonomi jangka pendek dari kelompok tertentu. Jangan sampai energi perubahan yang diperjuangkan secara murni untuk hak rakyat justru dimanfaatkan untuk memicu perpecahan nasional," tegas Sudarsono.
Di akhir pernyataannya, BariKade Gus Dur berharap seluruh dinamika sosial dan penyampaian aspirasi di ruang publik dapat terus berjalan dalam koridor hukum yang berlaku, tanpa harus mengorbankan stabilitas keamanan negara dan persatuan bangsa. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


