Advertisement
Peristiwa Daerah

Moreno Hadiri Apel Akbar MBG di Malang: Dukungan Warga Tak Boleh Dikalahkan Narasi Kebencian

Kehadiran anggota DPR RI sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Kota Malang, Moreno Soeprapto, menjadi sorotan dalam Apel Akbar Dukungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Alun-Alun Tugu Kota Malang, Sabtu (20/6/2026).

TIMES Indonesia,
Moreno Hadiri Apel Akbar MBG di Malang: Dukungan Warga Tak Boleh Dikalahkan Narasi Kebencian
Politisi Gerindra sekaligus anggota DPR RI, Moreno Soeprapto saat hadir di apel akbar dukungan MBG se Malang Raya. (Foto: Rizky/TIMES Indonesia)
A-AA+

Malang Kehadiran anggota DPR RI sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Kota Malang, Moreno Soeprapto, menjadi sorotan dalam Apel Akbar Dukungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar di Alun-Alun Tugu Kota Malang, Sabtu (20/6/2026).

Di hadapan ribuan petani, peternak, pelaku UMKM, relawan, hingga wali murid yang hadir, Moreno menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan aksi tandingan terhadap pihak manapun. Menurutnya, apel akbar itu merupakan gerakan organik masyarakat yang ingin menyuarakan manfaat nyata program MBG.

Advertisement

“Saya mendapat undangan dari teman-teman se-Malang Raya. Mereka ingin berkumpul dan menyuarakan manfaat dari program ini. Ini bukan aksi tandingan, ini murni organik. Silakan tanya langsung kepada masyarakat yang datang ke sini,” ujar Moreno, Sabtu (20/6/2026).

Politikus Gerindra itu mengaku prihatin melihat polemik MBG yang belakangan berkembang di ruang publik. Ia menilai kritik terhadap program pemerintah merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun tidak boleh berubah menjadi narasi kebencian yang berpotensi memecah belah masyarakat.

“Mengkritik itu boleh, evaluasi juga boleh dan memang diperlukan. Tetapi jangan mengumbar kebencian. Kita sedang menuju Indonesia Emas dan menyiapkan generasi penerus bangsa. Kalau sejak sekarang yang dibiasakan adalah menghujat dan menebar kebencian, itu tidak baik,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut sekaligus merespons munculnya wacana penghentian MBG yang sebelumnya mencuat di tengah perdebatan publik. Moreno menilai aspirasi masyarakat penerima manfaat justru menunjukkan program tersebut masih dibutuhkan.

Politisi Gerindra sekaligus anggota DPR RI, Moreno Soeprapto - 1

Ia mengaku telah berdialog langsung dengan sejumlah peserta apel yang mewakili petani, peternak, hingga wali murid. Dari berbagai masukan yang diterimanya, mayoritas berharap program tetap dilanjutkan sembari dilakukan perbaikan jika ditemukan kekurangan dalam pelaksanaannya.

“Mereka meminta jangan dihentikan. Ada petani, peternak, dan orang tua murid yang merasa terbantu. Bahkan uang saku anak yang biasanya habis untuk makan bisa ditabung dan digunakan membeli kebutuhan sekolah seperti sepatu dan perlengkapan lainnya,” katanya.

Moreno menegaskan Presiden RI, Prabowo Subianto terbuka terhadap evaluasi terhadap program strategis nasional tersebut. Namun evaluasi, menurutnya, harus diarahkan pada perbaikan tata kelola, bukan menjadi alasan untuk menolak seluruh program.

“Kalau ada oknum atau pelaksanaan yang perlu dibenahi, silakan dievaluasi. Pak Prabowo sangat terbuka. Tetapi jangan sampai program yang niatnya baik dipelintir menjadi sesuatu yang negatif,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Moreno juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan kelompok-kelompok sipil, untuk menjaga suasana tetap kondusif serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berpotensi memecah belah.

“Kita ini orang Malang, punya jiwa Arema. Jangan sampai diadu-adu. Mari saling menjaga dan mengawal program-program yang tujuannya untuk masyarakat. Kalau ada masukan, sampaikan dengan baik. Kalau ada evaluasi, mari sama-sama memperbaiki,” tandasnya.

Apel Akbar Dukungan MBG sendiri diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Malang Raya. Mereka membawa spanduk dukungan terhadap program MBG dan menyuarakan harapan agar target perluasan penerima manfaat secara nasional tetap dilanjutkan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Rizky Kurniawan Pratama
PenulisRizky Kurniawan PratamaSarjana Ilmu Komunikasi Universitas Merdeka Malang (2019). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2020. Meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Kriminal, Ekonomi, Budaya dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia