Advertisement
Peristiwa Daerah

Wamen HAM Mugiyanto Kumpulkan Aktivis 98 di Surabaya, Jaring Perbaikan Program Prioritas

Wamen HAM Mugiyanto Sipin diskusi dengan aktivis 1998 dan mahasiswa di Surabaya, serap kritik dan masukan publik untuk revisi UU HAM 39/1999 dan perbaikan kebijakan HAM di Jatim.

TIMES Indonesia,
Wamen HAM Mugiyanto Kumpulkan Aktivis 98 di Surabaya, Jaring Perbaikan Program Prioritas
Wakil Menteri Hak Asasi Manusia Mugiyanto Sipin saat acara Mirengaken Aktivis di Surabaya, Sabtu (20/6/2026).(Foto : Lely Yuana/TIMES Indonesia)
A-AA+

SURABAYA Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Mugiyanto Sipin menggelar diskusi bersama para aktivis 1998 dan organisasi mahasiswa di Surabaya.

Kunjungan ini merupakan rangkaian dari kegiatan diskusi dan uji publik rancangan perubahan Undang-Undang (UU) HAM Nomor 39 Tahun 1999 di Jawa Timur.

Advertisement

Diketahui, UU HAM tengah diusulkan untuk perbaikan agar bisa mengakomodasi perkembangan hak asasi manusia sekaligus guna memastikan perlindungan pemenuhan hak asasi manusia tersebut bagi masyarakat.

Selain itu, Kementerian HAM juga mengumpulkan stakeholder di Jawa Timur termasuk pemerintah daerah, perusahaan, asosiasi pengusaha dan masyarakat sipil sebelum berlangsungnya acara "Cangkrukan Kemanusiaan Mirengaken Aktivis Suroboyo" di Historia Cafe.

Sementara pada kesempatan diskusi bersama aktivis tersebut, komunikasi gayeng dua arah antara Mugiyanto Sipin dan para aktivis kental terasa. Mereka membahas berbagai macam dugaan kasus pelanggaran HAM serta sorotan terhadap program pemerintah. Antara lain aksi kekerasan terhadap jurnalis hingga kritikan sisi lain program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menanggapi berbagai pandangan tersebut, Mugiyanto mengungkapkan bahwa pemerintah tidak anti-kritik dan sangat terbuka melakukan perbaikan ke depan.

"Kami sangat membutuhkan kritik dari masyarakat. Karena kami yakin kritik yang disampaikan oleh kawan-kawan aktivis, pergerakan, dan semuanya itu untuk perbaikan supaya lebih baik benar-benar sampai pada tujuan diadakannya program tersebut," katanya, Sabtu (20/6/2026).

Advertisement

Lebih lanjut Mugiyanto Sipin mengatakan, Kementerian HAM memang perlu turun ke daerah untuk menyapa mahasiswa dan kelompok masyarakat sebagai langkah mengambil masukan dalam rangka perbaikan kebijakan terkait hak asasi manusia.

"Kita usulkan sinergitas semua stakeholder di Jatim, mulai dari pemerintah daerah, serikat pekerja, organisasi, dan private sektor kita undang tadi pagi.  Intinya kami membuat pertemuan multi stakeholder memastikan hak asasi manusia diperbaiki," kata Mugiyanto.

Pada kesempatan ini, Wamen Mugiyanto Sipin turut didampingi sejumlah tenaga ahli Kementerian HAM. Salah satunya Ester Yusuf.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Lely Yuana
PenulisLely YuanaPernah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Almamater Wartawan Surabaya (AWS). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 8 September 2017. Meliput berbagai topik, termasuk politik, birokrasi, hukum, gaya hidup, seni dan budaya, serta isu sosial.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia