Advertisement
Peristiwa Daerah

Ahmad Luthfi Dorong Daerah Perbanyak Event Olahraga untuk Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong daerah memperbanyak event olahraga untuk menggerakkan pariwisata, UMKM, dan perekonomian masyarakat.

TIMES Indonesia,
Ahmad Luthfi Dorong Daerah Perbanyak Event Olahraga untuk Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi
Mandiri Jogja Marathon 2026 yang digelar di kawasan Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (21/6/2026).
A-AA+

YOGYAKARTA Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong pemerintah daerah memperbanyak penyelenggaraan event olahraga sebagai upaya menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat. Menurutnya, ajang olahraga berskala regional maupun nasional terbukti mampu mendatangkan wisatawan sekaligus menciptakan perputaran ekonomi di daerah.

Pesan tersebut disampaikan Ahmad Luthfi saat menghadiri Mandiri Jogja Marathon 2026 yang digelar di kawasan Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (21/6/2026). Event yang diikuti ribuan pelari dari berbagai daerah dan sejumlah negara itu dinilai menjadi contoh bagaimana olahraga dapat dikembangkan menjadi instrumen pembangunan daerah.

Advertisement

Menurut Luthfi, konsep sport tourism memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan karena manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penyelenggara, tetapi juga pelaku usaha, sektor pariwisata, hingga masyarakat sekitar lokasi kegiatan.

"Di Jawa Tengah semua daerah saya minta untuk memperbanyak event. Kalau perlu membuat kalender event bersama antar kabupaten/kota maupun provinsi yang berdekatan. Kolaborasi penting untuk pembangunan wilayah," ujarnya.

Ia menilai penyelenggaraan event olahraga yang terintegrasi dapat memperkuat daya tarik daerah sekaligus menciptakan efek berganda bagi perekonomian lokal. Kehadiran ribuan peserta dan pendamping dalam sebuah kegiatan, kata dia, akan berdampak pada tingkat hunian hotel, usaha kuliner, transportasi, hingga sektor ekonomi kreatif.

Mandiri Jogja Marathon - 1
Gubernur Ahmad Luthfi berfoto bersama dengan seorang pelati saat mengikuti Mandiri Jogja Marathon 2026 yang digelar di kawasan Candi Prambanan, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (21/6/2026).

Mandiri Jogja Marathon 2026 sendiri menjadi salah satu ajang lari terbesar di Indonesia yang setiap tahunnya menarik minat peserta dari dalam maupun luar negeri. Dengan lokasi start dan finis di kawasan Candi Prambanan yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, kegiatan tersebut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas wilayah dalam mengembangkan pariwisata berbasis event.

Advertisement

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi turut mendampingi Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, saat pelepasan peserta kategori 10 kilometer. Ia juga mengikuti lomba kategori 5 kilometer serta menyemangati para pelari yang melintasi rute perlombaan.

Di hadapan peserta, Luthfi mengajak masyarakat menjadikan olahraga lari sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

"Untuk peserta 10K, hidup adalah pelarian maka kita hari ini akan lari terus. Lari merupakan gaya hidup yang kita jalani bersama. Saya bangga hari ini ikut bersama rekan-rekan semua," katanya.

Sepanjang kegiatan, Luthfi tampak berinteraksi dengan peserta dan masyarakat yang memadati kawasan Prambanan. Ia juga beberapa kali memberikan dukungan kepada para pelari yang mendekati garis finis.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan event seperti Mandiri Jogja Marathon harus menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan agenda serupa secara berkelanjutan. Dengan kolaborasi yang kuat, manfaat ekonomi dan promosi daerah dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

"Kolaborasi antarwilayah akan membuat dampak event tidak hanya dirasakan daerah penyelenggara, tetapi juga wilayah di sekitarnya," tandasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Bambang H Irwanto
PenulisBambang H IrwantoEditor TIMES Indonesia, bergabung di penghujung tahun 2018, berpengalaman sebagai wartawan sejak 2001.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia