Advertisement
Peristiwa Daerah

Sepi Pembeli, Eks Terminal Banjarnegara Ditata Ulang Jadi Pusat Kuliner Tamkot

Disulap menjadi pusat kuliner Tamkot, itu lapak yang tersedia kembali penuh dan siap menyajikan aneka variasi hidangan, baik kuliner tradisional maupun kekinian.

TIMES Indonesia,
Sepi Pembeli, Eks Terminal Banjarnegara Ditata Ulang Jadi Pusat Kuliner Tamkot
Tasyakuran wajah baru taman kota (Tamkot) Banjarnegara. (FOTO: Kominfo for TIMES Indonesia)
A-AA+

BANJARNEGARA Dinas Indagkop UKM Kabupaten Banjarnegara bersama paguyuban kuliner taman kota (Tamkot) melakukan penataan ulang untuk menggairahkan kembali tempat ini menjadi ramai pedagang dan pengunjung.

‎Pada Minggu (21/6/2026) tempat ini resmi disulap menjadi pusat kuliner Tamkot. Sejak hari itu lapak yang tersedia kembali penuh dan siap menyajikan aneka variasi hidangan, baik kuliner tradisional maupun kekinian.

Advertisement

Dari pengamatan TIMES Indonesia, tempat ini sempat ramai dan banyak dikunjungi masyarakat dari berbagai kota, namun keramaian tidak berlangsung lama, sehingga banyak pedagang pindah tempat.

‎Tasyakuran Jadi Penanda Awal Baru

‎Peresmian tempat ini ditandai dengan selamatan yang dihadiri oleh puluhan pecinta kuliner dan pejabat terkait. Terasa meriah, paguyuban Kuliner Tamkot juga menyajikan hiburan musik dangdut dan pop.

‎Kepala Dinas Indagkop UKM Kabupaten Banjarnegara, Adi Cahyono bersyukur setelah ia menyampaikan ide penyegaran Tamkot agar lebih elegan, lapak dan kios terisi maksimal.

Tasyakuran wajah baru taman kota 2

‎ Adi Cahyono meminta kepada para pelaku usaha agar selalu menjaga kebersamaan dan membuang jauh-jauh rasa persaingan yang tidak sehat.

Advertisement

‎"Saya mengingatkan bahwa rezeki setiap orang sudah tertakar dan tidak akan tertukar, sehingga yang terpenting adalah konsistensi dalam berikhtiar dan melewati proses menuju sukses," ujarnya.

‎Pelaku Usaha Harus Jaga Komitmen dan Konsisten 

‎Dalam kesempatan untuk, Adi Cahyono menekan agar para pedagang berkomitmen dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan.

Tasyakuran wajah baru taman kota 3

‎Sementara itu H Haris Fatah Yasin, selaku pembina kuliner Tamkot menegaskan bahwa bahwa kunci utama dari kesuksesan pengelolaan aset daerah ini adalah kolaborasi yang kuat antara pihak swasta, dinas, dan seluruh stakeholder. 

‎Tentu saja, lanjut Haris, langkah ini harus sejalan dengan rencana strategis (Renstra) Kabupaten Banjarnegara dalam mendongkrak sektor ekonomi produktif.

‎Untuk itu ia juga berharap, para pedagang harus konsisten dan terus berinovasi agar Kuliner Tamkot menjadi destinasi yang menarik dan ramai pengunjung baik dari Banjarnegara sendiri maupun luar kota. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Muchlas Hamidi
PenulisMuchlas HamidiBergabung dengan TIMES Indonesia sejah tahun 2020 Liputan : Sosial, Budaya, dan isu atau kejadian di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia