Sebanyak 592 Atlet Unjuk Gigi di Kejuaraan Tenis Meja Kapolres Tasikmalaya Kota Cup 2026
Kejuaraan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ini menawarkan total hadiah mencapai Rp20 juta serta berbagai trofi dan piagam penghargaan bagi para juara.
TASIKMALAYA – Sebanyak 592 petenis meja dari berbagai daerah siap beradu kemampuan dalam ajang bergengsi Kejuaraan Tenis Meja Kapolres Tasikmalaya Kota Cup 2026.
Turnamen kali ini digelar di Mayasari Plaza Lantai 2, Jalan Pasar Wetan, Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. Minggu (21/6/2026).
Kejuaraan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ini menawarkan total hadiah mencapai Rp20 juta serta berbagai trofi dan piagam penghargaan bagi para juara.
Antusiasme peserta yang mencapai ratusan orang menunjukkan bahwa olahraga tenis meja atau yang populer disebut pingpong masih menjadi salah satu cabang olahraga favorit masyarakat Tasikmalaya dan sekitarnya.
Mengusung tema 'Sinergitas ASN, TNI, dan Polri', turnamen ini tak hanya jadi ajang kompetisi semata, tetapi juga menjadi wadah mempererat kebersamaan, sportivitas, dan sinergi antar unsur pemerintahan, aparat keamanan, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum.
Pecinta olahraga tenis meja sekaligus pemilik PTM Surya Kencana, Wo Tjong Hoa, mengungkapkan bahwa Kejuaraan Tenis Meja Kapolres Tasikmalaya Kota Cup merupakan agenda rutin yang setiap tahun diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT Bhayangkara.
Menurutnya, kejuaraan tersebut selalu mendapat sambutan positif dari para atlet dan pecinta tenis meja karena menjadi salah satu kompetisi terbesar yang digelar di wilayah Tasikmalaya.
“Ini agenda tahunan. Tahun lalu digelar di BTP, sekarang dilaksanakan di Mayasari Plaza yang tentunya lebih strategis dan bisa disaksikan lebih banyak pengunjung mal serta masyarakat pecinta olahraga, khususnya pecinta pingpong,” ujar Wo Tjong Hoa saat ditemui di sela pertandingan.
Ia menilai pemilihan lokasi di pusat perbelanjaan akan memberikan atmosfer berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Selain meningkatkan jumlah penonton, penyelenggaraan di area publik juga diharapkan dapat memperkenalkan olahraga tenis meja kepada masyarakat yang lebih luas.
Dalam pelaksanaannya, panitia membagi pertandingan ke dalam empat kategori utama yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan dan latar belakang peserta.
Kategori yang dipertandingkan meliputi Kategori ASN, TNI, Polri dan PPPK di mana kategori ini diperuntukkan bagi aparatur sipil negara, anggota TNI, Polri, serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hadiah yang disediakan yakni Juara 1 : Rp2.000.000, Juara 2 : Rp1.000.000, Juara 3 Bersama : Rp500.000.
Kategori Divisi 5, 6, 7 dan 8, Kategori ini menjadi salah satu kelas yang diprediksi paling kompetitif karena diikuti pemain-pemain dengan kemampuan menengah hingga tinggi. Hadiah yang diperebutkan: Juara 1 : Rp5.000.000, Juara 2 : Rp2.500.000, Juara 3 Bersama : Rp1.250.000, Delapan Besar : Rp200.000
Pada Kategori Klasifikasi C, D dan E (9, 10, 11, Kategori ini menjadi wadah bagi atlet dan penghobi tenis meja dari berbagai tingkatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Hadiah yang disediakan Juara 1 : Rp2.000.000, Juara 2 : Rp1.000.000, Juara 3 Bersama : Rp500.000, Delapan Besar : Rp200.000
Dan Kategori Executive A/B, Kelas ini diperuntukkan bagi kalangan eksekutif dan pecinta tenis meja yang ingin berpartisipasi dalam kompetisi dengan suasana yang lebih eksklusif. Hadiah yang diberikan Juara 1 : Trofi dan Bingkisan, Juara 2 : Trofi dan Bingkisan dan Juara 3 Bersama : Trofi dan Bingkisan
Selain hadiah uang pembinaan, para juara pada kategori ASN, TNI, Polri, PPPK, Divisi 5-8, serta Klasifikasi C-D-E juga akan memperoleh trofi dan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.
Untuk mengikuti kejuaraan ini, panitia menetapkan biaya pendaftaran yang berbeda sesuai kategori pertandingan.
Menurut Wo Tjong Hoa, kejuaraan seperti Kapolres Cup memiliki manfaat besar bagi perkembangan olahraga tenis meja di Kota Tasikmalaya.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antar komunitas dan klub tenis meja yang selama ini aktif melakukan pembinaan atlet.
Ia berharap ke depan penyelenggara dapat menambah kelas atau nomor pertandingan khusus untuk pembinaan atlet muda sehingga regenerasi atlet tenis meja di Kota Tasikmalaya dapat berjalan lebih optimal.
“Saya sangat mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan tahun ini. Mudah-mudahan ke depan ada kelas-kelas atau nomor pertandingan khusus untuk pembinaan atlet Kota Tasikmalaya sehingga lahir bibit-bibit atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Dengan jumlah peserta mencapai 592 orang, Kejuaraan Tenis Meja Kapolres Tasikmalaya Kota Cup menjadi salah satu turnamen tenis meja terbesar yang digelar di Tasikmalaya tahun ini.
Tingginya animo peserta menunjukkan bahwa olahraga tenis meja masih memiliki basis penggemar yang kuat di Priangan Timur.
Penyelenggaraan di Mayasari Plaza juga diyakini akan meningkatkan eksposur olahraga tenis meja kepada masyarakat umum.
Pengunjung pusat perbelanjaan dapat menyaksikan langsung pertandingan yang berlangsung sehingga turut menumbuhkan minat generasi muda terhadap cabang olahraga tersebut.
Kejuaraan ini diharapkan tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga menjadi momentum memperkuat sinergitas antara ASN, TNI, Polri, komunitas olahraga, dan masyarakat dalam membangun prestasi olahraga di Kota Tasikmalaya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


