Advertisement
Peristiwa Daerah

Bentuk Satgas, Camat dan Polsek Matawai La Pawu di Sumba Timur Ajak Warga Reboisasi

Pemerintah Kecamatan, Desa dan Polsek Matawai La Pawu bentuk Satgas pengamanan kawasan dan ajak warga reboisasi untuk hentikan tambang emas ilegal serta jaga kelestarian alam.

TIMES Indonesia,
Bentuk Satgas, Camat dan Polsek Matawai La Pawu di Sumba Timur Ajak Warga Reboisasi
Bentuk Satgas pengamanan kawasan ajak masyarakat lakukan reboisasi di Matawai La Pawu. (FOTO: Polsek Matawai La Pawu)
A-AA+

SUMBA TIMUR Ditengah isu maraknya aktivitas tambang emas ilegal, Pemerintah Kecamatan, Desa dan Kepolisan Sektor (Polsek) membentuk Satgas Pengamanan kawasan di Kecamatan Matawai, Kabupaten Sumba Timur mengajak warga untuk melakukan reboisasi.

“Pembentukan Satgas ini sekaligus kita mengajak warga untuk melakukan reboisasi sebagai bentuk perhatian terhadap wilayah kawasan di Matawai La Pawu guna kembali melestarikan alam,”kata Camat Matawai La Pawu Yance R. Wulang Senin (22/6/2026).   

Advertisement

Ia mengatakan, bahwa ajakan ini juga agar masyarakat dapat hentikan aktivitas tambang yang dapat menjerat hukum. Oleh sebab itu dengan reboisasi banyak jalan untuk menciptakan lingkungan yang hijau dan bermanfaat bagi kehidupan.

Yance menegaskan, pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama bagi seluruh masyarakat maka melalui reboisasi ini Pemerintah Kecamatan, Desa dan Polsek berupaya untuk melibatkan masyarakat dalam kegiatan melestarikan alam dari kerusakan alam dan juga  aktivitas tambang ilegal yang terjadi.    

“Saya harap mari kita perbaiki kembali alam kita, jangan cari masalah dengan cara-cara ilegal seperti aktivitas tambang emas ilegal yang nanti berdampak pada risiko hukum, apa salah kalau kita jaga kawasan ini dengan baik, kita hijaukan kawasan ini dengan tanaman-tanaman bermanfaat tentu lebih bermanfaat,”paparnya.

Kapolsek Matawai La Pawu Ipda Abubakar Sola Masriki m engapresiasi langkah Camat Matawai La Pawu dalam membentuk Satgas pengamanan kawasan yang disertai kegiatan reboisasi oleh semua masyarakat setempat.

Tentu momen ini menurutnya, untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga alam dan lingkungan sekitar dengan memperkuat kembali hutan dan lahan yang telah rusak maka diharapkan dapat memberikan manfaat bagi keberlangsungan ekosistem serta kesejahteraan masyarakat di Matawai La Pawu.

Advertisement

Abubakar juga mengakui bahwa sebelum membentuk Satgas, pihaknya bersama Kecamatan dan Desa sudah melakukan sosialisasi dan edukasi pasca terjadinya aktivitas tambang ilegal tentang, pentingnya pelestarian alam dan risiko yang berdampak pada hukum.

“Kami berharap dengan semangat gotong royong pentingnya menjaga alam di Matawai La Pawu diharapkan kita dapat menciptakan lingkungan yang hijau, sehat dan lestari untuk mesa depan yang lebih baik hindari aktivitas yang berdampak pada hukum,”tandas Abubakar. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Habibudin
PenulisMoh HabibudinPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2020. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia