Pemkot Malang Siap Tambah RTH Lewat Proyek Taman Baru
Pemkot Malang menyiapkan taman baru di Jalan Bondowoso melalui program CSR sebagai upaya menambah ruang terbuka hijau dan menghadirkan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.
MALANG – TIMES INDONESIA, MALANG – Pemkot Malang terus menambah ruang terbuka hijau (RTH) di tengah pesatnya perkembangan kawasan perkotaan. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah pembangunan taman baru di Jalan Bondowoso melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, mengatakan proyek tersebut saat ini masih memasuki tahap penyusunan konsep dan ditargetkan menambah ruang terbuka hijau (RTH) bagi masyarakat.
“Rencananya CSR dari Adiputro akan digunakan untuk perbaikan taman sekaligus pembangunan taman baru di Jalan Bondowoso. Kami terus berupaya memenuhi kebutuhan ruang terbuka hijau di Kota Malang,” ujar Raymond, Sabtu (27/6/2026).
Menurutnya, pembangunan taman akan terintegrasi dengan proyek pembangunan Puskesmas Bareng karena berada dalam satu kawasan. Saat ini, konsep penataan masih dibahas bersama sejumlah pihak agar menghasilkan kawasan publik yang nyaman dan fungsional.
“Masih dalam tahap perencanaan karena bersamaan dengan pembangunan Puskesmas Bareng. Konsepnya masih kami matangkan dan diharapkan pada Agustus sudah ada kepastian,” ungkapnya.
Raymond menjelaskan, lahan yang akan dikembangkan merupakan aset milik Pemkot Malang. Dari total luas lahan yang tersedia, sekitar 2.000 meter persegi akan dimanfaatkan untuk pembangunan Puskesmas Bareng, sedangkan sekitar 1.000 meter persegi disiapkan sebagai taman baru.
Selain menambah ruang hijau, DLH juga terus berupaya menjaga kualitas taman-taman yang telah ada. Saat ini, Kota Malang memiliki sekitar 90 taman, dengan sembilan taman aktif yang menjadi prioritas pemeliharaan rutin.
Namun, keterbatasan anggaran membuat pemeliharaan masih difokuskan pada pembersihan dan perbaikan ringan. Karena itu, keterlibatan sektor swasta melalui program CSR dinilai menjadi solusi untuk mempercepat pengembangan sekaligus menjaga kualitas ruang terbuka hijau.
“Kolaborasi dengan dunia usaha sangat penting agar pengembangan RTH bisa terus berjalan,” jelasnya.
Selain Adiputro, sejumlah perusahaan juga mulai menunjukkan komitmennya dalam mendukung penghijauan Kota Malang. Bank Jatim telah berkontribusi dalam revitalisasi Alun-Alun Merdeka, sementara Taspen direncanakan ikut mendukung pemeliharaan Taman Trunojoyo.
Pemkot Malang berharap sinergi bersama dunia usaha dapat memperluas ruang terbuka hijau sekaligus menghadirkan lebih banyak ruang publik yang nyaman, asri, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap langkah ini menjadi salah satu solusi di tengah menyusutnya RTH. Kami akan terus meningkatkan luasan ruang terbuka hijau agar mendekati target yang telah ditetapkan,” tandasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


