Balap Liar di Jantung Kota Bondowoso Dikeluhkan Warga, Polisi Siap Tindak Tegas
Aksi balap liar yang rutin terjadi di Pecinan tepatnya di Jalan PB Sudirman, Kecamatan Bondowoso, Kabupaten Bondowoso, semakin memicu keresahan warga.
BONDOWOSO – Aksi balap liar yang rutin terjadi di Pecinan tepatnya di Jalan PB Sudirman, Kecamatan Bondowoso, semakin memicu keresahan warga. Selain mengganggu pengguna jalan, aktivitas tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan masyarakat karena berlangsung di kawasan pusat kota.
Keresahan itu mencuat setelah sebuah video yang memperlihatkan seorang pembalap liar terjatuh saat memacu kendaraannya viral di media sosial. Video tersebut langsung dibanjiri komentar warganet yang menyayangkan aksi nekat para remaja tersebut.
"Bertanya dengan nada rendah, gimana rasanya," tulis seorang netizen dalam kolom komentar unggahan akun Facebook @Bondowosodotid.
Netizen lainnya juga mengaku terganggu ketika melintas di lokasi.
"Saya tadi pas lewat jalan ini sangat terganggu dengan adanya mereka," tulis pengguna media sosial lainnya.
Seorang warga yang tinggal di sekitar Jalan PB Sudirman, berinisial A, mengatakan video yang beredar itu direkam pada Sabtu malam (27/6/2026). Menurutnya, ruas jalan tersebut memang sudah lama menjadi lokasi favorit balap liar, terutama setiap Jumat dan Sabtu malam.
"Itu tadi malam," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (28/6/2026).
Keluhan serupa disampaikan warga lainnya berinisial D. Ia menyayangkan aksi kebut-kebutan itu terjadi tepat di sisi timur Pendopo Kabupaten Bondowoso yang merupakan salah satu kawasan paling ramai di pusat kota.
Ia mengaku pernah melintas di lokasi pada tengah malam. Saat itu memang belum banyak penonton seperti yang tampak dalam video viral. Namun belakangan ia mengetahui balap liar tersebut ternyata berlangsung hampir setiap akhir pekan.
"Kebetulan pas saya lewat tidak ada yang menonton. Saya kira hanya waktu itu saja, ternyata malah sering," katanya.
Menurut D, kondisi tersebut sangat berbahaya karena di ujung Jalan PB Sudirman terdapat persimpangan menuju Pasar Induk Bondowoso yang mulai ramai dilalui pedagang pada dini hari. Ia khawatir aksi balap liar sewaktu-waktu menimbulkan korban jiwa.
"Kasihan kalau ada warga yang apes (tertabrak) di perempatan pasar," keluhnya.
Menanggapi keluhan masyarakat, Pjs Kapolsek Bondowoso, Iptu I Kadek Suartana, menegaskan bahwa pihak kepolisian selama ini telah rutin menggelar patroli di sejumlah titik yang sering dijadikan arena balap liar.
Patroli dilakukan di Jalan PB Sudirman, kawasan sekitar SMA Negeri 2 Bondowoso, hingga Jalan Ahmad Yani depan Citiplaza di Kelurahan Nangkaan.
Namun, para pelaku disebut kerap berpindah-pindah lokasi untuk menghindari petugas.
Bahkan pada Sabtu malam (27/6/2026), aksi balap liar berlangsung hampir bersamaan di Jalan PB Sudirman dan kawasan depan Citiplaza. Dalam patroli tersebut, polisi berhasil mengamankan satu unit sepeda motor.
"Bukan cuma patroli saja, setiap Jumat malam dan Sabtu malam kami selalu turun. Tidak kurang-kurang kami mengantisipasi," kata Iptu I Kadek Suartana.
Selama ini, kata dia, kepolisian lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan memberikan imbauan kepada para pelaku. Langkah itu diambil karena pengejaran secara agresif dinilai berisiko dan dapat menimbulkan persoalan apabila terjadi kecelakaan.
Meski demikian, melihat keresahan masyarakat yang semakin meningkat, polisi kini tengah menyiapkan langkah penindakan yang lebih tegas terhadap pelaku balap liar.
"Mungkin maunya masyarakat ingin langsung diamankan. Rencananya memang akan ada perintah untuk penindakan tegas," pungkasnya, Senin (29/6/2026). (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


