Advertisement
Peristiwa Daerah

Harganas 2026 di Ponorogo, Sekda Agus Sugiarto Tegaskan Pentingnya Peran Ayah Hadapi Disrupsi Digital

Pemkab Ponorogo mengajak keluarga memperkuat peran ayah dalam pengasuhan anak pada Harganas 2026 sebagai benteng menghadapi tantangan teknologi dan perubahan sosial.

TIMES Indonesia,
Harganas 2026 di Ponorogo, Sekda Agus Sugiarto Tegaskan Pentingnya Peran Ayah Hadapi Disrupsi Digital
Sekda Ponorogo Agus Sugiarto saat memimpin upacara Harganas 2026. (Foto:Prokopim Ponorogo)
A-AA+

PONOROGO
 Tantangan pengasuhan anak di era modern kian kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi. Menanggapi fenomena ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menekankan pentingnya membangun fondasi keluarga yang kokoh sebagai benteng utama generasi muda.

Pesan tersebut mengemuka dalam upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 yang digelar di halaman Pendopo Kabupaten Ponorogo, Senin (29/6/2026).

Advertisement

Bertindak sebagai inspektur upacara, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo, Agus Sugiarto, menyampaikan amanat tertulis Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI.

Dalam sambutannya, Agus Sugiarto menyoroti dua faktor utama yang menjadi tantangan nyata bagi ketahanan keluarga, yakni disrupsi teknologi digital dan pergeseran nilai-nilai sosial. Menurutnya, kelengahan dalam keluarga dapat berdampak fatal terhadap masa depan generasi penerus.

"Apabila keluarga rapuh, maka arus perkembangan zaman akan dengan sangat mudah mendikte dan memengaruhi masa depan generasi muda kita. Oleh karena itu, membangun ketangguhan keluarga bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan yang mendesak," ujar Agus Sugiarto di hadapan peserta upacara.

Mengusung Tema "Ayah Wajib Hadir"

Peringatan Harganas tahun ini membawa pesan yang kontekstual dengan dinamika sosial saat ini. Mengusung tema nasional "Ayah Wajib Hadir", Pemkab Ponorogo mengajak para kepala keluarga untuk lebih terlibat aktif dalam kehidupan keluarga dan pengasuhan anak.

Advertisement

Agus Sugiarto menegaskan bahwa figur seorang ayah tidak boleh absen dalam fase tumbuh kembang anak. Peran ayah harus melampaui sekadar pemenuh kebutuhan finansial.

"Sesuai dengan esensi tema 'Ayah Wajib Hadir', seorang ayah harus senantiasa berada di garda terdepan sebagai pelindung. Ayah adalah kompas moral, pendidik utama, sekaligus suri teladan yang nyata bagi seluruh anggota keluarga," tegasnya.

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum refleksi bersama bagi jajaran birokrasi di lingkungan Pemkab Ponorogo. Agenda tahunan ini dihadiri seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Ponorogo.

Ditemui usai upacara, Agus Sugiarto kembali menjelaskan makna Harganas 2026 bagi masyarakat Ponorogo. Ia berharap peringatan ini tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, melainkan pemantik aksi nyata di lingkungan keluarga masing-masing, dimulai dari para aparatur sipil negara.

"Harganas tahun ini adalah alarm bagi kita semua, khususnya para ayah. Di tengah gempuran gawai dan perubahan sosial, kehadiran fisik dan batin seorang ayah di rumah adalah benteng pertama anak-anak kita dari pengaruh negatif luar. Kami ingin ASN Ponorogo menjadi pelopor dalam menerapkan ketahanan keluarga sebelum mengedukasi masyarakat luas," tukas Sekda Ponorogo, Agus Sugiarto.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M. Marhaban
PenulisM. MarhabanSekolah Tinggi Publisistik (STP) Jakarta, KLW PWI Jawa Timur 1999. Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2019, meliput berbagai topik, termasuk Politik, Hukum, Olahraga, Budaya, dan Pemerintahan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia