Legislatif Apresiasi Gelaran Petronite Gresik, Puji Digitalisasi UMKM
Anggota DPRD Gresik Ricke Mayumi mengapresiasi gelaran Petronite Gresik 2026. Ia memuji langkah digitalisasi transaksi UMKM lewat QRIS dan pemberdayaan masyarakat sekitar.
GRESIK – Gelaran festival UMKM Petronite Gresik 2026 mendapat apresiasi dari kalangan legislatif. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gresik memuji langkah digitalisasi pelaku usaha serta komitmen pemberdayaan masyarakat lokal dalam ajang tersebut.
Festival UMKM terbesar di Kota Pudak itu diselenggarakan di Sarana Olahraga (SOR) Tri Dharma Petrokimia Gresik selama satu pekan, mulai 27 Juni hingga 5 Juli 2026.
Anggota DPRD Gresik, Ricke Mayumi, tampak membaur dengan ribuan pengunjung yang memadati lokasi acara. Tidak sekadar memantau jalannya kegiatan, legislator yang membidangi sektor perekonomian dan keuangan ini juga terlihat antusias berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM.
Secara khusus, Ricke menyambangi stan-stan (tenant) dari desa dan kelurahan yang berada di sekitar lingkungan operasional perusahaan Petrokimia Gresik.
"Saya tadi beli olahan telur ikan dari Kelurahan Lumpur, bubur masin dari Kelurahan Karangturi, plered dari Kelurahan Sukorame, dan banyak lagi. Rasanya enak-enak,” ungkap Ricke, Rabu (1/7/2026).
Dorong Ekosistem Digital Lewat Transaksi QRIS
Politisi Partai Gerindra ini menyampaikan bahwa festival tahun ini melibatkan 670 stan yang didominasi oleh 558 pedagang kaki lima (PKL), termasuk perwakilan dari pihak desa.
Selain memuji kelengkapan produk yang dipasarkan, Ricke memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen penyelenggara yang mendorong penerapan ekonomi digital. Hal itu dibuktikan dengan kewajiban penggunaan metode pembayaran non-tunai via QRIS untuk seluruh transaksi di festival tersebut.
"Ini adalah sarana edukasi yang konkret agar pelaku UMKM di Kabupaten Gresik bisa naik kelas, dan ekosistem bisnisnya semakin kuat menghadapi era digital," tambah Ricke.
Model Kolaborasi Dongkrak Ekonomi Daerah
Lebih lanjut, Ricke berharap perputaran ekonomi dalam festival yang masih berlangsung hingga beberapa hari ke depan ini bisa mencatatkan angka yang fantastis serta melampaui capaian tahun lalu.
“Dengan pelibatan mitra binaan CSR serta Karang Taruna sekitar untuk pengelolaan parkir, kami menilai ajang tahunan ini menjadi model kolaborasi yang sangat baik dalam mendongkrak perekonomian daerah secara merata,” pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


