Advertisement
Peristiwa Daerah

Kejuaraan Karate Piala Kaajendam V/Brawijaya 2026 Diikuti 162 Atlet, Fokus Cetak Generasi Berkarakter

Kejuaraan Karate Antar Pelajar Piala Kaajendam V/Brawijaya 2026 diikuti 162 atlet dari 74 sekolah di Malang Raya sebagai ajang pembinaan karakter dan pencarian bibit atlet.

TIMES Indonesia,
Kejuaraan Karate Piala Kaajendam V/Brawijaya 2026 Diikuti 162 Atlet, Fokus Cetak Generasi Berkarakter
Kejuaraan Karate Antar Pelajar Piala Kaajendam V/Brawijaya Tahun 2026 digelar di Aula Ajendam V/Brawijaya, Kota Malang, Minggu (5/7/2026).
A-AA+

MALANG Sebanyak 162 atlet karate pelajar dari 74 sekolah di Malang Raya unjuk kemampuan dalam Kejuaraan Karate Antar Pelajar Piala Kaajendam V/Brawijaya Tahun 2026 yang digelar di Aula Ajendam V/Brawijaya, Kota Malang, Minggu (5/7/2026). Lebih dari sekadar ajang perebutan medali, kejuaraan ini diproyeksikan menjadi wadah pembentukan karakter sekaligus pencarian bibit atlet karate masa depan.

Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Mushikawa Karate Indonesia (MKI) tersebut dibuka langsung oleh Kepala Ajudan Jenderal Kodam V/Brawijaya (Kaajendam V/Brawijaya), Letkol Caj Tri Agung Budi Wibowo.

Advertisement

Dalam sambutannya, Tri Agung menegaskan bahwa karate merupakan olahraga yang mampu membentuk mental, disiplin, serta karakter generasi muda. Karena itu, pembinaan atlet harus dimulai sejak usia dini agar potensi yang dimiliki dapat berkembang secara maksimal.

"Melalui kejuaraan ini kami ingin membentuk karakter generasi muda yang disiplin, sportif, dan memiliki semangat kebersamaan. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk menemukan bibit-bibit atlet karate yang nantinya dapat dibina secara berkelanjutan hingga mampu berprestasi di tingkat nasional," ujarnya.

Menurutnya, mayoritas peserta yang masih duduk di bangku sekolah dasar memiliki peluang besar berkembang menjadi atlet nasional apabila memperoleh pembinaan yang berkelanjutan.

"Kami ingin mencari bibit atlet sedini mungkin sehingga proses pembinaannya dapat dilakukan secara lebih terarah. Harapannya mereka dapat tumbuh menjadi atlet profesional yang mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di tingkat yang lebih tinggi," katanya.

Melihat tingginya antusiasme peserta pada penyelenggaraan perdana ini, Ajendam V/Brawijaya berkomitmen menjadikan Kejuaraan Karate Antar Pelajar Piala Kaajendam V/Brawijaya sebagai agenda rutin setiap tahun.

Advertisement

"Insya Allah ke depan kejuaraan ini akan menjadi agenda tahunan. Kami berharap pembinaan atlet dapat berjalan secara berkesinambungan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat," tambahnya.

Tak hanya itu, atlet-atlet yang mampu meraih prestasi akan memperoleh pembinaan lanjutan melalui kolaborasi antara Ajendam V/Brawijaya dan Mushikawa Karate Indonesia.

Menurut Tri Agung, olahraga tidak hanya mengajarkan teknik bertanding, tetapi juga menjadi media pendidikan karakter. Nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, sportivitas, serta semangat fair play merupakan bekal penting bagi anak-anak dalam kehidupan sehari-hari maupun ketika kelak mengabdi kepada bangsa dan negara.

Ia pun mengingatkan seluruh peserta agar bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, dan tetap mengutamakan keselamatan selama pertandingan.

"Menang dan kalah adalah hal biasa dalam sebuah kompetisi. Yang terpenting adalah pengalaman, proses belajar, serta semangat untuk terus berlatih dan menjadi pribadi yang lebih baik," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Kejuaraan, Agus Yulianto, mengatakan bahwa penyelenggaraan kejuaraan ini merupakan bagian dari komitmen MKI dalam membangun karakter anak sekaligus melahirkan atlet-atlet karate berprestasi.

Menurutnya, karate mengajarkan banyak nilai positif, mulai dari disiplin, tanggung jawab, keberanian, rasa hormat, hingga semangat pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi anak-anak dalam menghadapi tantangan di masa depan.

"Melalui olahraga karate, anak-anak belajar tentang disiplin, tanggung jawab, rasa hormat, keberanian, dan semangat pantang menyerah. Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah positif agar mereka lebih aktif berolahraga dan tidak bergantung pada penggunaan gawai secara berlebihan," ujarnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana seleksi atlet-atlet muda yang nantinya dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan tingkat daerah, nasional, hingga internasional.

Kejuaraan Karate Antar Pelajar Piala Kaajendam V/Brawijaya 2026 terselenggara berkat sinergi antara Ajendam V/Brawijaya dan Mushikawa Karate Indonesia, serta mendapat dukungan dari Jaringan Kemanusiaan Jawa Timur (JKJT), Pemerintah Kota Malang, Dinas Sosial P3AP2KB Kota Malang, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, KORMI Kota Malang, para sponsor, mitra kerja, pelatih, ofisial, orang tua, dan seluruh sekolah peserta.

Mengusung motto "Fight To Be United, Tatami Tempat Kita Berjuang, Prestasi Tujuan Kita", kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan karateka muda yang tidak hanya berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, berintegritas, serta siap menjadi bagian dari Generasi Emas Indonesia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Slamet Mulyono
PenulisSlamet MulyonoMarketing Freelance di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2023.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia