Advertisement
Peristiwa Daerah

Lansia 88 Tahun di Banyuwangi Ditemukan Meninggal di Sungai

Perempuan lansia berusia 88 tahun asal Desa Singojuruh, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, ditemukan meninggal dunia di sungai.

TIMES Indonesia,
Lansia 88 Tahun di Banyuwangi Ditemukan Meninggal di Sungai
Polisi melakukan olah TKP temuan mayat. (FOTO : Polsek Singojuruh for TIMES Indonesia)
A-AA+

BANYUWANGI Nasib nahas menimpa Muawanah, seorang lansia perempuan berusia 88 tahun asal Dusun Pasinan Timur, Desa Singojuruh, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi. Korban ditemukan meninggal dunia di sebuah sungai yang berada tepat di belakang rumahnya pada Senin (6/7/2026).

Dari keterangan polisi, korban diduga terpeleset dan terjatuh ke sungai setelah keluar rumah sendirian pada dini hari akibat kondisi kesehatannya yang sudah pikun.

Advertisement

Kapolsek Singojuruh, AKP Achmad Rudy mengatakan jika, pihaknya mendapat laporan adanya temuan sosok mayat di sebuah sungai di Dusun Pasinan Timur sekira pukul 07.00 WIB.

"Benar kami menerima laporan masyarakat terkait temuan jenazah," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian dari sejumlah saksi, korban diduga keluar rumah tanpa sepengetahuan pihak keluarga, pada Senin dini hari sekira pukul 01.00 WIB. Korban yang diketahui mengalami kepikunan tersebut diduga berjalan menuju sungai kecil di belakang rumahnya.

Jasad korban pertama kali diketahui oleh warga setempat ketika tengah mencari ikan. Saksi melihat bahwa korban sudah tergeletak kaku tak bernyawa dengan posisi tengkurap kepala menghadap ke selatan. 

"Saksi kemudian memberitahu kepada warga sekitar bahwa korban telah meninggal dunia dan selanjutnya melapor ke Polsek Singojuruh," terang AKP Rudy.

Advertisement

Setelah dilakukan evakuasi oleh kepolisian dibantu warga, jenazah dilakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan Puskesmas Singojuruh kondisi korban tidak ditemukan adanya kekerasan.

"Keluarga telah menerima kepergianya korban sebagai takdir, dan dari penyataan keluarga, korban memang memiliki riwayat pikun," jelas AKP Rudy. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Anggara Cahya
PenulisAnggara CahyaPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2022. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia