Lubang Muncul di Jembatan Koncer Bondowoso, Warga Was-was Saat Melintas
Pengguna jalan yang melintasi kawasan Koncer, Kabupaten Bondowoso, diimbau meningkatkan kewaspadaan. Sebab, kerusakan berupa lubang berukuran cukup besar kembali muncul di badan jembatan.
BONDOWOSO – Pengguna jalan yang melintasi kawasan Koncer, Kabupaten Bondowoso, diimbau meningkatkan kewaspadaan. Sebab, kerusakan berupa lubang berukuran cukup besar kembali muncul di badan jembatan.
Padahal jembatan tersebut merupakan salah satu jalur alternatif dari arah Bondowoso-Jember dan sebaliknya. Bahkan jembatan itu jadi penghubung Kecamatan Tenggarang dan Bondowoso.
Berdasarkan pantauan di lokasi, lubang tersebut berada di sisi badan jembatan. Kondisinya cukup mengkhawatirkan, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas di jalur tersebut.
Pada Senin (6/7/2026) petang, belum terlihat adanya penutupan arus lalu lintas maupun perbaikan darurat dari pihak terkait. Kendaraan roda dua maupun roda empat masih terus melintasi jembatan tersebut seperti biasa.
Sebagai langkah antisipasi, warga sekitar memasang penanda sederhana berupa kayu dan batu di sekitar lubang agar pengendara tidak melintas tepat di bagian yang rusak.
Kondisi Jembatan Koncer yang kembali berlubang pun ramai diperbincangkan di media sosial. Warga mengaku kerusakan serupa sebenarnya sudah beberapa kali terjadi. Namun selama ini penanganan yang dilakukan hanya sebatas penambalan menggunakan cor beton.
Alifa, warga Desa Sumbersalam Koncer, berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen. Menurutnya, Jembatan Koncer kini menjadi salah satu jalur utama masyarakat, terlebih setelah Jembatan Sentong mengalami kerusakan.
"Dulu pernah bolong juga, tapi hanya ditambal saja. Harus ada penanganan cepat ini, karena jalan utama sekarang. Setelah Jembatan Sentong rusak," katanya.
Ia juga meminta adanya pengaturan lalu lintas yang lebih tegas selama proses penanganan dilakukan agar tidak membahayakan pengguna jalan.
"Meski sudah ada tulisan truk dan bus dilarang melintas, tapi tetap saja ada yang nakal. Gimana gak mau berlubang jembatan ini," imbuhnya.
Diketahui, meskipun telah terpasang rambu larangan, sejumlah kendaraan bertonase besar seperti bus dan truk masih ditemukan melintasi Jembatan Koncer.
Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang mempercepat kerusakan struktur jembatan dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan.
“Seharusnya untuk kendaraan besar lewat jala. alternatif yang satunya,” kata Alifah.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


