GM FKPPI Jatim Tegaskan Komitmen Hormati Supremasi Sipil, Ajak Dialog dengan Mahasiswa Demi Keutuhan NKRI
GM FKPPI yang beranggotakan putra-putri purnawirawan TNI-Polri tidak membawa semangat militerisme ke dalam ruang sipil, justru ingin berkontribusi melalui nilai kedisiplinan, militansi, dan semangat pengabdian dalam koridor negara.

SIDOARJO – Ketua PD XIII Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) Jawa Timur, Ir. R. Agoes Soerjanto, MT, menegaskan komitmen organisasinya untuk menghormati supremasi sipil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Penegasan itu disampaikan saat mengukuhkan Pengurus Cabang (PC) 1316 GM FKPPI Sidoarjo masa bakti 2026–2031 di Gedung Delta Graha Pemkab Sidoarjo, Selasa (7/7/2026).
Acara pelantikan dihadiri unsur Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat, di antaranya perwakilan Polresta Sidoarjo, jajaran Kapolsek se-Kabupaten Sidoarjo, perwakilan Kodim 0816 Sidoarjo, Lanal, Lanud, Bakesbangpol Sidoarjo, PEPABRI Sidoarjo, LVRI Sidoarjo, PERIP Cabang Sidoarjo, serta sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Agoes menegaskan bahwa GM FKPPI tidak membawa semangat militerisme ke dalam ruang sipil. Menurutnya, organisasi yang beranggotakan putra-putri purnawirawan TNI-Polri itu justru ingin berkontribusi melalui nilai kedisiplinan, militansi, dan semangat pengabdian dalam koridor negara demokrasi yang menjunjung tinggi kepemimpinan sipil.
"Kader GM FKPPI sangat menghormati supremasi sipil. Kita tidak ingin dianggap memaksakan sikap militeristik sebagai sebuah stigma. Yang ingin kita tanamkan adalah nilai kedisiplinan dan militansi sebagai bentuk partisipasi patriotis dalam membangun bangsa dan negara," ujar Agoes.
Ia menegaskan, pelantikan pengurus bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan momentum memperkuat komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat. Jabatan di dalam organisasi, katanya, merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata, tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Agoes yang juga Waketum GM FKPPI juga mengajak seluruh kader memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat sipil. Menurutnya, komunikasi yang harmonis akan memperkuat ketahanan nasional sekaligus mendukung pembangunan daerah.
Secara khusus, ia meminta jajaran GM FKPPI Sidoarjo membuka ruang dialog dengan kalangan mahasiswa. Perbedaan pandangan mengenai demokrasi, menurutnya, harus disikapi dengan diskusi yang sehat, bukan dengan polarisasi.
"Saya berharap pengurus cabang menjalin komunikasi yang baik dengan adik-adik mahasiswa. Ajak berdiskusi dan berdialog tentang masa depan bangsa," katanya.
Agoes mengingatkan seluruh kader agar menjaga marwah organisasi dengan selalu mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Ia berharap GM FKPPI terus menjadi organisasi yang dekat dengan masyarakat, menghormati prinsip-prinsip demokrasi, serta bersinergi dengan TNI dan Polri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sementara itu, Ketua PC 1316 GM FKPPI Sidoarjo, Heri Setiawan, menegaskan kepengurusan yang dipimpinnya terbuka untuk menjalin kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, GM FKPPI siap bersinergi dengan pemerintah, aparat keamanan, organisasi kemasyarakatan, LSM, insan pers, maupun masyarakat dalam berbagai kegiatan yang membawa manfaat bagi daerah.
"Kami tidak pernah merasa hebat. Kami membuka diri untuk bermitra dengan siapa pun demi kepentingan masyarakat. Kalau ada kekurangan dalam menjalankan amanah ini, kami siap menerima kritik dan evaluasi," ucapnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


