Bupati Malang Siapkan Masjid Kabupaten Jadi Pusat Peradaban Islam
Pemerintah Kabupaten Malang mulai mematangkan rencana pengembangan Masjid Kabupaten Malang sebagai pusat peradaban Islam.
MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang mulai mematangkan rencana pengembangan Masjid Kabupaten Malang sebagai pusat peradaban Islam. Tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan, pemberdayaan ekonomi umat, dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati Malang HM Sanusi bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Masjid Raya Al-Bakrie di Kota Bandar Lampung, Selasa (7/7/2026).
Masjid Raya Al-Bakrie dipilih sebagai salah satu referensi karena dinilai berhasil mengintegrasikan fungsi keagamaan, pendidikan, sosial, hingga ekonomi dalam satu kawasan terpadu. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Malang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar, Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, Ketua TP PKK Kabupaten Malang Anis Zaidah Sanusi, serta sejumlah kepala perangkat daerah.
Sanusi mengatakan, pengembangan Masjid Kabupaten Malang tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik yang megah, tetapi juga pada penguatan peran masjid sebagai pusat aktivitas umat.
"Kunjungan hari ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi bagian dari ikhtiar bersama untuk menggali praktik-praktik terbaik dalam pengembangan rumah ibadah," ujar Sanusi.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Malang memiliki komitmen meningkatkan fungsi Islamic Center menjadi Masjid Kabupaten Malang yang mampu menghadirkan layanan keagamaan sekaligus pemberdayaan masyarakat secara terpadu.
"Kabupaten Malang memiliki komitmen untuk meningkatkan fungsi Islamic Center menjadi Masjid Kabupaten Malang sebagai pusat peradaban Islam yang mampu menghadirkan layanan keagamaan serta pemberdayaan ekonomi umat secara terpadu," katanya.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemerintah Kabupaten Malang mempelajari berbagai aspek pengelolaan Masjid Raya Al-Bakrie, mulai dari skema pembiayaan, konsep arsitektur, hingga pengelolaan kawasan yang menggabungkan fungsi masjid dengan pusat pendidikan, ruang pembinaan umat, fasilitas sosial, dan aktivitas ekonomi berbasis syariah.
Sanusi berharap pengalaman yang diperoleh selama kunjungan dapat menjadi referensi dalam menyusun konsep pengembangan Masjid Kabupaten Malang agar memiliki manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Kami berharap seluruh pengalaman, gagasan, dan praktik baik yang diperoleh dari kunjungan ini dapat menjadi inspirasi dalam menyusun perencanaan pengembangan Masjid Kabupaten Malang yang lebih komprehensif," ujarnya.
Selain itu, ia juga berharap hubungan baik antara Pemerintah Kabupaten Malang dengan Pemerintah Provinsi Lampung maupun pengelola Masjid Raya Al-Bakrie terus berlanjut melalui kerja sama dan pertukaran pengetahuan.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menjelaskan pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Yayasan Bakrie Amanah yang diwujudkan melalui kesepakatan bersama.
Menurutnya, sinergi antardaerah seperti ini penting untuk saling berbagi pengalaman dalam menghadirkan pelayanan publik dan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


