Diduga Korsleting Meski Listrik Padam, Dua Toko di Probolinggo Ludes Terbakar
Peristiwa kebakaran melanda dua bangunan toko yang berdempetan di pinggir Jalur Pantura Desa Paiton, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo,.
PROBOLINGGO – Peristiwa kebakaran melanda dua bangunan toko yang berdempetan di pinggir Jalur Pantura Desa Paiton, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jumat (10/7/2026).
Kejadian yang menimbulkan kerugian sekitar Rp100 juta ini justru terjadi saat kondisi listrik di lokasi sedang padam.
Kedua toko yang hangus dilalap api tersebut adalah toko ban mobil dan toko peracangan. Berdasarkan keterangan di lokasi, kebakaran bermula dari adanya percikan api yang diduga berasal dari instalasi listrik, meskipun pasokan arus sedang tidak mengalir.
Api dengan cepat membesar dan melalap seluruh isi bangunan yang sebagian besar berisi bahan mudah terbakar.
"Dua toko saat itu sedang buka. Saya sendiri heran, kenapa ada percikan api padahal listriknya sedang padam. Apinya langsung menyebar cepat ke bahan-bahan di dalam," ungkap Sofi, pekerja di toko peracangan yang terkena dampak.
Kapolsek Paiton, AKP Riyono, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya sementara menduga kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek atau korsleting. Saat api berkobar, para pemilik toko sedang melaksanakan ibadah Salat Jumat.
"Taksiran kerugian sementara mencapai kurang lebih Rp100 juta. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya," jelas Riyono.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan dari PLN dan Pemkab Probolinggo berhasil memadamkan kobaran api dalam waktu sekitar satu jam setelah tiba di lokasi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


