Pemprov Jatim Gandeng Polres Pacitan Telusuri Sejarah Lahan Jalan Provinsi di Tegalombo
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggandeng Polres Pacitan untuk menelusuri sejarah pelepasan lahan pada ruas jalan provinsi di Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo.
PACITAN – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggandeng Polres Pacitan untuk menelusuri sejarah pelepasan lahan pada ruas jalan provinsi di Desa Ngreco, Kecamatan Tegalombo.
Langkah ini diambil guna menguji klaim ganti rugi warga yang sebelumnya sempat memblokir jalan tersebut.
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyatakan, koordinasi dengan kepolisian dilakukan untuk mendapatkan gambaran historis yang objektif terkait status tanah yang kini menjadi ruang jalan publik.
"Saya juga mau diskusi sama Pak Kapolres. Sejauh mana ini, karena warga mengatakan, 'Pak, tapi kan kenyataannya dulu itu ada rumah di sana, ada kegiatan warga yang kemudian akhirnya diserahkan untuk ruang jalan.' Nah, itulah yang kemudian harus dibuktikan," kata Emil di Pacitan, Jumat (10/7/2026).
Selain pelacakan sejarah lewat kepolisian, Pemprov Jatim juga menunggu hasil analisis dokumen Letter C dari pihak desa. Validasi dokumen dinilai krusial sebagai dasar legalitas penanganan tuntutan warga.
"Warga juga tabayun dengan saya. Kami sepakat untuk tidak memblokir jalan. Nah, kami menunggu hasil analisa Letter C dari warga ke kepala desa. Jadi memang ini masih PR," ujar Emil.
Emil menegaskan, pembukaan blokade jalan beberapa waktu lalu bukan berarti persoalan telah selesai.
Pemerintah tetap menguji bukti administratif agar solusi yang diambil tidak memicu ketidakadilan bagi warga di daerah lain yang telah menghibahkan tanahnya untuk infrastruktur.
"Harus ada satu solusi yang memberikan rasa keadilan bagi warga yang di situ maupun warga yang di tempat lain telah berpartisipasi dalam mendukung pembangunan infrastruktur. Jadi jangan sampai nanti mereka merasa ada perbedaan perlakuan," ucap Emil.
Proses penelusuran data ini selanjutnya akan disinergikan bersama Pemerintah Kabupaten Pacitan serta jajaran teknis Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Timur.
"Nanti tentu saya akan koordinasi lewat Pak Bupati supaya sinergi antara Pemprov dan Pemkab berjalan baik. Dan dengan Kepala Bina Marga di wilayah ini," pungkasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


