TMMD ke-129 di Cianjur, Percepat Pemerataan Pembangunan Pelosok
Pemkab Cianjur, TNI, dan Polri membuka TMMD ke-129 di Desa Mekarmukti, fokus pada perbaikan infrastruktur pelosok dan rumah tidak layak huni untuk tingkatkan konektivitas dan ekonomi.
CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama unsur TNI dan Polri resmi memulai pelaksanaan program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026.
Dalam hal ini pembukaan agenda lintas instansi tersebut dipusatkan di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran pejabat daerah, termasuk Kapolres Cianjur AKBP Dr. A Alexander Yurikho Hadi serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Rachmat Hartono.
Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, Sp.OG., bertindak langsung sebagai inspektur upacara dalam seremoni pembukaan tersebut.
Usai memimpin jalannya upacara, ia langsung turun ke lapangan meninjau kondisi geografis dan infrastruktur desa dengan mengendarai sepeda motor trail.
Mengenakan kemeja putih lengkap dengan dasi merah dan sepatu bot hitam, ia menyusuri jalanan berbatu serta perbukitan terjal demi melihat titik lokasi yang menjadi sasaran utama perbaikan fisik.
Dalam kunjungannya, Mohammad Wahyu Ferdian menjelaskan bahwa proyek pengerjaan kali ini berfokus pada pemerataan konektivitas di wilayah pelosok.
"Infrastruktur penunjang yang dibangun meliputi pengerasan jalan, pengaspalan, serta program perbaikan rumah tidak layak huni bagi masyarakat kurang mampu," ujarnya, Kamis (16/7/2026).
Upaya akselerasi ini sengaja dikebut demi mendongkrak aspek ekonomi, memperlancar mobilitas warga, serta membuka keterisolasian daerah terpencil yang selama ini sulit dijangkau kendaraan roda empat.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan wilayah pedesaan tidak dapat dituntaskan secara sektoral melainkan butuh sinergi kolektif yang berkelanjutan.
Menurut penjelasannya, TMMD bukan sekadar proyek fisik semata, melainkan wadah strategis untuk mempererat kemanunggalan antarelemen bangsa.
Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu memicu gairah gotong royong warga dalam memelihara fasilitas publik secara jangka panjang.
"Melalui kolaborasi tersebut, kami optimis visi mewujudkan daerah yang maju, aman, sejahtera, dan religius dapat segera terwujud," tandasnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


