Advertisement
Peristiwa Daerah

Pemkab Jember Luncurkan Program Kesehatan Home Care, Target hingga 50.000 Kepala Keluarga

Pemkab Jember meluncurkan program layanan dokter keluarga atau dokter pribadi yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat tidak mampu yakni Layanan Home Care.

TIMES Indonesia,
Pemkab Jember Luncurkan Program Kesehatan Home Care, Target hingga 50.000 Kepala Keluarga
Bupati Jember Muhammad Fawait saat memberikan sambutan pada peluncuran Layanan Homecare.(Foto : M. Abdul Basid / TIMES Indonesia)
A-AA+

JEMBER Pemkab Jember meluncurkan program layanan dokter keluarga atau dokter pribadi yang diperuntukkan khusus bagi masyarakat tidak mampu yakni Layanan Home Care.

Peluncuran yang berlangsung di Puskesmas Sumberbaru, Jumat (24/7/2026) ini dihadiri Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Oktavianus.

Advertisement

Program inovatif ini digagas sebagai langkah nyata dalam mewujudkan keadilan sosial di bidang kesehatan bagi seluruh rakyat.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan bahwa keberadaan program ini berawal dari komitmen untuk memberikan hak layanan kesehatan yang setara. 

Menurutnya, jika keluarga mampu dapat memiliki dokter pribadi, maka masyarakat kurang mampu juga berhak mendapatkan fasilitas dan perhatian medis yang sama dari negara.

"Jika keluarga yang mampu punya dokter keluarga atau dokter pribadi, kami berikhtiar bahwa keluarga tidak mampu dan miskin juga berhak punya dokter pribadi. Negara dan pemerintah harus hadir, dan kami akan berikhtiar sekuat mungkin," ujar Fawait.

Pada tahap awal, Pemkab Jember menargetkan sebanyak 25.000 hingga 50.000 Kepala Keluarga (KK) sebagai penerima manfaat.

Advertisement

Sasaran utamanya difokuskan pada masyarakat kurang mampu, khususnya mereka yang mengidap penyakit berkepanjangan atau kronis.

"Untuk mekanismenya, pemerintah daerah telah menyiapkan kriteria khusus serta layanan aduan dan pengusulan melalui saluran Wadul Gus Fawait. Melalui saluran tersebut, masyarakat dapat mengusulkan warga yang membutuhkan bantuan layanan kesehatan ini. Jumlah penerima manfaat pun diproyeksikan akan terus bertambah seiring berjalannya evaluasi program," terang Fawait.

Meski sebelumnya telah dilakukan persiapan, dia mengakui bahwa setiap kebijakan baru tentu tidak lepas dari kekurangan. 

Oleh karena itu, pihaknya sangat terbuka menerima saran dan masukan konstruktif dari seluruh lapisan masyarakat demi menyempurnakan layanan ini ke depan.

"Melalui program dokter pribadi ini, Pemkab Jember berharap pelayanan kesehatan dapat menjangkau langsung hingga ke rumah-rumah warga serta memastikan hadirnya keadilan sosial yang merata di seluruh pelosok Kabupaten Jember," pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

M Abdul Basid
PenulisM Abdul BasidBergabung di TIMES Indonesia sejak 2023. Meliput berbagai topik daerah di Kabupaten Jember.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia