Polisi Dalami Tragedi Videotron Roboh Tewaskan Pengendara di Majalengka, Dugaan Kelalaian Diselidiki
Terpaan angin kencang di Kabupaten Majalengka merobohkan sebuah videotron raksasa, dan menimpa seorang pengendara muda hingga kehilangan nyawa.
MAJALENGKA – Malam yang semula berjalan biasa di kawasan Bunderan Cigasong, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, berubah menjadi tragedi mematikan. Terpaan angin kencang yang dikenal kerap melanda 'Kota Angin' merobohkan sebuah videotron raksasa, menimpa seorang pengendara muda hingga kehilangan nyawa.
Korban diketahui seorang perempuan berusia 18 tahun yang tengah melintas di jalur tersebut. Tubuhnya tak sempat menghindar ketika konstruksi besi dan layar elektronik itu runtuh seketika, menghantam jalan nasional yang ramai dilalui kendaraan dari berbagai arah.
Di tengah sorotan publik atas peristiwa ini, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Majalengka bergerak cepat. Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Udiyanto, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah awal penyelidikan dengan menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Baik, kami telah melakukan olah TKP, kemudian membawa korban ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi. Saat ini kami sedang pendalaman dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian," ujar Udiyanto.
Proses penyelidikan kini berfokus pada pengumpulan fakta di lapangan. Polisi mengurai kronologi kejadian secara detail, mulai dari kondisi cuaca, struktur bangunan videotron, hingga kemungkinan adanya tanda-tanda kerusakan sebelum insiden terjadi.
Terkait siapa pihak yang bertanggung jawab atas kepemilikan dan pengelolaan videotron tersebut, Udiyanto menegaskan bahwa kepolisian belum mengambil langkah pemanggilan. Fokus utama saat ini adalah memperkuat bukti dan keterangan saksi.
"Kami melakukan pendalaman dulu, melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi yang ada di TKP. Kami akan dalami nanti," katanya.
Meski demikian, kepolisian memastikan bahwa kasus ini tidak akan berhenti pada tahap awal. Dugaan adanya unsur kelalaian dalam pemeliharaan atau pengawasan struktur videotron menjadi salah satu poin krusial yang tengah diselidiki.
"Insyaallah (diusut tuntas)," tegas Udiyanto.
Tragedi ini tidak hanya meninggalkan duka mendalam, tetapi juga memunculkan pertanyaan serius tentang standar keselamatan fasilitas publik di tengah cuaca ekstrem.
Di wilayah yang dikenal dengan angin kencangnya, keberadaan konstruksi besar seperti videotron kini menjadi sorotan, apakah telah memenuhi standar keamanan, atau justru menjadi ancaman laten bagi pengguna jalan.
Sementara penyelidikan terus berjalan, publik menanti jawaban: apakah ini murni bencana alam, atau ada faktor kelalaian yang turut andil dalam merenggut nyawa di jalanan Majalengka? (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


