Peristiwa Internasional

Polandia Resmi Kirim Surat Izin Pengiriman 14 Tank Leopard ke Ukraina 

Selasa, 24 Januari 2023 - 20:25 | 24.30k
Tank Leopard digambarkan sebagai kendaraan lintas negara yang sangat mobile dengan track drive dan satu senjata yang sangat kuat. (FOTO: Deutch Welle)
Tank Leopard digambarkan sebagai kendaraan lintas negara yang sangat mobile dengan track drive dan satu senjata yang sangat kuat. (FOTO: Deutch Welle)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Polandia secara resmi telah berkirim surat ke Jerman untuk meminta izin mengirimkan tank Leopard 2 buatan Jerman ke Ukraina.

Tank Leopard 2 buatan Jerman masih menjadi bahan diplomasi negara-negara sekutu Eropa Barat. Tank canggih itu selama ini sangat diharapkan oleh Ukraina dalam upayanya melawan agresi Rusia dan untuk mengusir pasukan Vladimir Putin.

Advertisement

Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak pada hari Selasa mengatakan negaranya telah secara resmi meminta izin dari Jerman untuk mentransfer tank Leopard 2 untuk membantu Ukraina mengusir invasi Rusia.

Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak pada hari Selasa mengatakan negaranya telah secara resmi meminta izin dari Jerman untuk mentransfer tank Leopard 2 untuk membantu Ukraina mengusir invasi Rusia.

Jerman berada di bawah tekanan untuk memasok tank Leopard 2 yang canggih itu ke Ukraina, atau setidaknya untuk menandatangani pengiriman kendaraan lapis baja berat buatan Jerman dari negara-negara pihak ketiga.

"Jerman telah menerima permintaan izin kami untuk persetujuan mengirim tank Leopard 2 ke Ukraina," cuit Blaszczak.

"Saya juga mengimbau pihak Jerman juga bergabung dengan koalisi negara-negara yang mendukung Ukraina dengan tank Leopard 2. Ini adalah tujuan bersama kita karena ini tentang keamanan seluruh Eropa," tandas Blaszczak

Pejabat Jerman belum mengkonfirmasi pengiriman tank Leopard

Sumber pertahanan Jerman mengatakan kepada kantor berita Reuters, Polandia berusaha untuk mengirimkan sekitar 14 tank Leopard 2, jumlah sesuai yang pernah dikatakan Polandia, yang dikirimkan dalam kerangka kerja koalisi internasional.

Menteri Pertahanan Jerman, Boris Pistorius, Selasa pagi tadi mengatakan, Jerman belum memutuskan pengiriman tank tempur ke Ukraina. 

"Tidak ada berita yang bisa saya sampaikan saat ini. Saya telah mengatakan bahwa keputusan akan segera dibuat dan saya hanya dapat berasumsi bahwa itu akan terjadi," kata Pistorius kepada wartawan.

Pistorius mengatakan Jerman tidak keberatan dengan pelatihan tentara Ukraina di kendaraan Leopardnya, tetapi tidak mengatakan bahwa Jerman telah setuju untuk mengizinkan penempatan mereka.

Namun, dia mengatakan Jerman akan bertindak cepat jika ada keputusan positif untuk melakukannya, yakni mengirimkan tank Leopard 2 ke Ukraina.

Inilah spesifikasi tank Leopard seri terbaru Leopard 2A5 tank tempur utama negara Jerman:

Tank Leopard 2 beratnya 62,3 ton dengan ukuran panjang 9,97, lebar 3,75 m, tinggi 3 m. Tank ini diawaki 4 personel.

Perisai komposit generasi ke-3 termasuk baja yang diperkeras, tungsten dan plastic filler dengan komponen keramik.

Senjata utama adalah meriam tank Rheinmetall kaliber 120 mm L44 atau L55 yang berisi 42 peluru.

Senjata pelengkap 2 x 7.62 mm MG3A1 yang berisi 4,750 peluru, atau FN MAG. Senjata utamanya bisa berputar 360 derajat.

Tank Leopard 2 diusung mesin diesel twin turbo V12 MTU MB 873 Ka-501 berpendingin air 1.500 PS (1,479 hp, 1,103 kW) pada 2600 rpm Daya kuda/ton 241 PS/t (177 kW/t). Transmisi Renk HSWL 354. Suspensi Torsion bar.

Kapasitas tangki 1.200 liter dan  Daya jelajah tank Leopard 2 buatan Jerman ini bisa mencapai 550 km (340 mil) (bahan bakar internal). Kecepatan 72 km/h (45 mph). (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Widodo Irianto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES