Advertisement
Peristiwa Internasional

Hidup dalam Gua Selama 500 Hari, Perempuan Spanyol Pecahkan Rekor Dunia

Wanita asal Spanyol bernama Beatriz Flamini, 50, memecahkan rekor dunia hidup di dalam gua selama 500 hari tanpa terhubung dengan dunia luar. ... ...

TIMES Indonesia,
Hidup dalam Gua Selama 500 Hari, Perempuan Spanyol Pecahkan Rekor Dunia
Beatriz Flamini saat diangkat tangannya setelah memecahkan rekor dunia hidup dalam gua selama 500 hari. (FOTO: BBC)
A-AA+

JAKARTA Wanita asal Spanyol bernama Beatriz Flamini, 50, memecahkan rekor dunia hidup di dalam gua selama 500 hari tanpa terhubung dengan dunia luar.

Atlet ekstrim, Beatriz Flamini mulai memasuki gua di Granada, Rusia sebelum menginvasi Ukraina dan dunia masih dalam cengkeraman pandemi Covid-19.

Advertisement

Ketika memasuki gua itu, umur Beatriz Flamini 48 tahun. Sejak itu , seperti dilansir BBC, Beatriz Flamini menghabiskan waktunya di gua sedalam 70m (230ft) dengan berolahraga, menggambar dan merajut topi wol.

Menurut tim pendukungnya, Beatriz Flamini juga  membaca 60 buku dan minum 1.000 liter air. Beatriz Flamini tetap diawasi oleh sekelompok psikolog, peneliti, ahli speleologi, spesialis dalam studi gua, meski demikian tak satupun pata ahli itu yang melakukan kontak dengannya.

Cuplikan di stasiun TVE Spanyol menunjukkan Beatriz Flanini menyeringai saat keluar dari gua, sebelum akhirnya ia memeluk timnya. Berbicara tak lama kemudian, dia menggambarkan pengalamannya sebagai "luar biasa, tak terkalahkan".

"Saya telah diam selama satu setengah tahun, tidak berbicara dengan siapa pun kecuali diri saya sendiri," katanya, sementara wartawan mendesaknya untuk lebih jelasnya.

"Saya kehilangan keseimbangan, itu sebabnya saya dihentikan. Jika Anda mengizinkan saya untuk mandi, saya belum menyentuh air selama satu setengah tahun, sampai jumpa sebentar lagi. Apakah tidak apa-apa denganmu?"

Advertisement

Tim Beatriz Flamini mengatakan, dia telah memecahkan rekor dunia untuk waktu terlama yang dihabiskan di dalam gua Beatriz Flamini kemudian mengatakan kepada wartawan bahwa dia lupa waktu setelah sekitar dua bulan.

"Ada saat ketika saya harus berhenti menghitung hari," katanya. Ia menambahkan, bahwa dia pikir dia telah berada di dalam gua selama antara 160 hingga 170 hari.

Salah satu momen terberat datang ketika ada serbuan lalat di dalam gua, membuatnya tertutup, katanya. Atlet ekstrem itu juga mengaku halusinasi pendengaran. "Kamu diam dan otak mengarangnya," katanya.

Para ahli telah menggunakan waktunya dalam isolasi untuk mempelajari dampak isolasi sosial dan disorientasi sementara yang ekstrem terhadap persepsi orang tentang waktu.

Tim pendukung Beatriz Flamini mengatakan dia telah memecahkan rekor dunia untuk waktu terlama yang dihabiskan di dalam gua. Tetapi Rekor Dunia Guinness belum mengonfirmasi apakah ada rekor untuk waktu sukarela tinggal di dalam gua.

Rekor dunia yang dilakukan Beatriz Flamini asal Spanyol ini telah melewati waktu terlama bertahan terperangkap di bawah tanah saat 33 penambang Chili dan Bolivia terjebak di bawah tanah selama 69 hari,  688m di bawah tanah saat tambang emas itu runtuh tahun 2010 lalu.  (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Widodo Irianto
PenulisWidodo IriantoPenulis di TIMES Indonesia yang bergabung sejak 2015. Meliput berbagai topik, antara lain politik, hukum, kriminal, ekonomi, gaya hidup, teknologi, budaya, pemerintahan, serta isu-isu nasional.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia