Peristiwa Internasional

Kapal Selam Nuklir AS Datang ke Korsel, Korut Tembakkan Rudal Lagi

Selasa, 25 Juli 2023 - 09:27 | 68.45k
Kapal selam USS Annapolis yang bertenaga nuklir berlabuh di pangkalan angkatan laut Korea Selatan di Pulau Jeju, Senin (24/7/2023. (FOTO: The Korea Times)
Kapal selam USS Annapolis yang bertenaga nuklir berlabuh di pangkalan angkatan laut Korea Selatan di Pulau Jeju, Senin (24/7/2023. (FOTO: The Korea Times)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Rudal Korea Utara seolah tak pernah habis, karena lagi-lagi mereka meluncurkan dua rudal balistik ke Laut Timur Senin (24/7/2023) malam dan Selasa (25/7/2023) dini hari. Peluncuran dilakukan saat kapal selam AS bertenaga nuklir, USS Annapolis tiba di Korsel.

Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan mengatakan, militernya mendeteksi dua rudal balistik yang ditembakkan Korea Utara dari daerah dekat Pyongyang ke Laut Timur pada pukul 23:55 (24/7/2023) dan pada tengah malam (25/7/2023).

Advertisement

"Kedua rudal terbang sekitar 400 kilometer sebelum jatuh ke laut," tambahnya. "Militer masih menganalisis peluncuran rudal terbaru Korea Utara untuk menentukan jenis yang tepat dari rudal yang ditembakkan," kata JCS.

Peluncuran rudal terbaru Korut itu dilakukan saat kapal selam AS bertenaga nuklir, USS Annapolis tiba di pangkalan angkatan laut di pulau Jeju di selatan Korsel sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan pencegahan bersama terhadap ancaman Korut yang terus berkembang.

Korea Utara juga menembakkan dua rudal balistiknya  ke Laut Timur Rabu lalu, kemudian pada hari Sabtu juga meluncurkan beberapa rudal jelajah

Kementerian pertahanan Jepang juga melaporkan, mendeteksi peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara itu. 

"Mungkin ada beberapa rudal yang diluncurkan," lapor media Jepang yang mengutip dari sumber di pemerintah Jepang.

"Proyektil itu diyakini telah jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang," kata penyiar publik Jepang NHK yang juga mengutip pejabat pemerintah.

Penjaga pantai Jepang mendesak kapal-kapal di daerah yang terkena dampak untuk berhati-hati terhadap puing-puing yang berjatuhan.

Peluncuran itu terjadi beberapa jam setelah angkatan laut Korea Selatan mengatakan, bahwa  kapal selam AS bertenaga nuklir, USS Annapolis telah tiba di sebuah pelabuhan di Pulau Jeju.

Pekan lalu, USS Kentucky menjadi kapal selam yang juga bersenjatakan nuklir AS datang untuk kali pertama ke Korea Selatan sejak 1980-an.

Korea Utara bereaksi terhadap kedatangannya dengan uji coba rudal balistik dan jelajah pekan lalu dalam demonstrasi nyata bahwa mereka bisa melakukan serangan nuklir terhadap Korea Selatan dan kapal angkatan laut AS.

Pyongyang secara rutin melakukan uji coba senjata, dan insiden itu terjadi beberapa hari setelah pemimpin Kim Jong Un secara pribadi mengawasi penembakan rudal balistik berbahan bakar padat antarbenua terbaru negara itu, Hwasong-18.

Hubungan antara Korea saat ini berada di salah satu titik terendah sejak Perang Korea 1950-1953 karena diplomasi antara Pyongyang dan Seoul terhenti dan Kim menyerukan peningkatan pengembangan senjata, termasuk nuklir taktis.

Korea Selatan dan AS juga telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kesiapan militernya terhadap program senjata Korea Utara dengan penyebaran aset militer strategis AS. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Wahyu Nurdiyanto
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

Konten promosi pada widget ini bukan konten yang diproduksi oleh redaksi TIMES Indonesia. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES