Peristiwa Internasional

Tembok Cina Berlubang Akibat Kelakuan Tidak Bertanggungjawab Pasangan Ini!

Jumat, 08 September 2023 - 04:11 | 92.50k
Bagian Tembok Cina yang dirusak menggunakan excavator. (Foto: Youyu County Public Security Bureau, via Reuters)
Bagian Tembok Cina yang dirusak menggunakan excavator. (Foto: Youyu County Public Security Bureau, via Reuters)
Kecil Besar

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pasangan pekerja di utara China telah ditahan setelah melakukan tindakan yang merusak pada sebagian Tembok Besar Cina atau Tembok Cina, sebuah situs warisan dunia UNESCO yang merupakan ikon budaya penting. Peristiwa ini memunculkan keprihatinan serius terkait perlindungan dan pelestarian situs bersejarah yang sangat berharga ini.

Pihak berwenang lokal di wilayah itu mengungkapkan bahwa kejadian tersebut dilakukan oleh sepasang manusia yakni laki-laki berusia 38 tahun dan seorang wanita berusia 55 tahun. Pasangan tersebut menggunakan ekskavator untuk memperbesar celah yang sudah ada di Tembok Cina tersebut.

Advertisement

Hasilnya, mereka menciptakan sebuah jalan pintas yang cukup besar untuk dilewati oleh ekskavator itu sendiri. Biro Keamanan Publik Kabupaten Youyu, Cina menyakan tindakan ini sebagai kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. 

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan pada tanggal 24 Agustus ketika laporan tentang adanya lubang di Tembok Besar disampaikan kepada pihak berwenang. Para petugas penegak hukum segera menuju ke lokasi dan menemukan bahwa bagian dari tembok ini, yang diyakini berasal dari masa dinasti Ming (abad ke-14 hingga ke-17), telah mengalami kerusakan serius akibat penggalian oleh mesin konstruksi berukuran besar.

Pasangan pekerja ini, yang berasal dari wilayah otonom Mongolia Dalam di utara China, telah ditahan untuk penyelidikan lebih lanjut. Mereka dihadapkan pada tuduhan merusak benda bersejarah budaya, yang bisa berujung pada sanksi serius.

Tembok Cina adalah salah satu ikon budaya paling terkenal di dunia dan menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1987. Tembok ini berfungsi sebagai benteng pertahanan melawan invasi di masa kekaisaran-kekaisaran Tiongkok yang berbeda. Dengan panjang lebih dari 13.000 mil, Tembok Besar adalah salah satu struktur manusia terbesar yang pernah dibangun.

Aktivitas Manusia Menjadi Ancaman Utama Rusaknya Tembok Cina

Meskipun telah diakui sebagai situs warisan dunia, Tembok Besar Cina terus menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga keberlanjutan dan keutuhannya. Salah satu ancaman utama adalah aktivitas manusia, baik dalam bentuk pencurian batu bata untuk keperluan konstruksi atau kerusakan yang disengaja. Para pelaku sering mencuri batu bata dari tembok ini, menjualnya, atau bahkan mengukir tanda-tanda di batunya.

Selain itu, wisatawan juga terkadang menjadi pelaku vandalisme di Tembok Cina. Beberapa tahun lalu, dua orang tanpa izin masuk ke situs yang sedang direvitalisasi dan merusak sebagian dari struktur bersejarah ini.

Untuk mengatasi tantangan ini, pemerintah China telah mengambil berbagai langkah, termasuk pembentukan undang-undang nasional untuk melindungi Tembok Besar. Pihak berwenang juga meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum untuk melindungi situs ini dari kerusakan lebih lanjut.

Meskipun peristiwa seperti ini semakin jarang terjadi, perlindungan Tembok Besar Cina atau Tembok Cina tetap menjadi prioritas penting. Upaya untuk memahami dan menghormati nilai sejarah dan budaya dari situs ini harus terus diupayakan untuk menjaga warisan dunia yang begitu berharga ini. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Khodijah Siti
Publisher : Sofyan Saqi Futaki

TERBARU

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES