PM Malaysia Anwar Ibrahim: Israel Harus Diseret ke Pengadilan Internasional
Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan, kini saatnya bagi Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk menggunakan kebijaksanaan mengambil langkah berani mengh ...

JAKARTA – Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan, kini saatnya bagi Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk menggunakan kebijaksanaan mengambil langkah berani menghadapi pembantaian Israel pada Palestina.
Hal itu disampaikan oleh Anwar Ibrahim saat di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), di Arab Saudi.
"Saya juga mengatakan bahwa inilah saatnya bagi kita untuk menggunakan kebijaksanaan selain meminta negara-negara Islam untuk mengambil langkah berani menghadapi pembantaian berkelanjutan terhadap rezim Zionis Israel," katanya dikutip TIMES Indonesia dalam keterangan resminya, Minggu (12/11/2023).
Dalam acara yang juga dihadiri oleh Presiden Jokowi (Joko Widodo) tersebut, ia mengatakan, gencatan senjata harus segera dimulai dan koridor dan bantuan kemanusiaan harus memperkuat Palestina.
"Karena Gaza menjadi kuburan orang-orang yang tidak bersalah karena kegilaan Israel," jelasnya.
Ia pun meminta semua negara anggota OKI untuk menyatakan protes keras terhadap penyelesaian ilegal Israel yang dibangun oleh penggusiran warga Palestina dan menuntut untuk dihentikan.
Yang lebih penting, lanjut dia, adalah menuntut rezim Zionis Israel yang secara terang-terangan melanggar hukum internasional dan melakukan kejahatan perang, diinvestigasi dan dituntut melalui lembaga peradilan internasional.
"Pada saat yang kritis ini, negara-negara Arab dan Islam perlu menggerakkan senjata dan semangat untuk memperjuangkan keadilan yang layak bagi saudara-saudara kita di Gaza, sementara negara-negara Barat buta dan bisu terhadap krisis di Palestina," ujarnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


