Peristiwa Internasional

Pertama di Dunia, Jepang Jual Popok Daur Ulang

Senin, 22 April 2024 - 17:45 | 16.46k
Tampak Tsutomu Kido, pejabat eksekutif senior Unicharm Corp., memegang beberapa produk perusahaan di Prefektur Kumamoto pada 20 April 2024. (FOTO: Kyodo)
Tampak Tsutomu Kido, pejabat eksekutif senior Unicharm Corp., memegang beberapa produk perusahaan di Prefektur Kumamoto pada 20 April 2024. (FOTO: Kyodo)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sebuah perusahaan pembuat produk kebersihan besar di Jepang, Unicharm Corp mulai menjual popok daur ulang pertama di dunia sejak Sabtu di pusat perbelanjaan di barat daya negara tersebut.

Popok yang diproduksi oleh Unicharm Corp, seperti dilansir Kyodo, dibuat dengan konsep yang dikenal sebagai "daur ulang horizontal", yang berarti produk bekas direproduksi menjadi barang aslinya, dan dijual di 68 toko oleh pengecer Aeon Kyushu Co.

Unicharm berkolaborasi dengan dua pemerintah daerah di Prefektur Kagoshima untuk mendaur ulang popok tersebut dengan proses yang dirancang khusus untuk menghilangkan bakteri dan bau dengan menggunakan ozon.

Perusahaan ini mulai memproduksi popok dewasa daur ulang pada tahun 2022, dan awalnya menyediakan popok tersebut ke rumah sakit dan panti jompo.

"Kami ingin mengubah standar intensif sumber daya menjadi standar siklus. Kami telah menerima persetujuan dari para ahli mengenai kebersihan" popok," kata pejabat eksekutif senior Unicharm., Tsutomu Kido.

Satu pac berisi 42 popok untuk anak-anak harganya 1.078 yen ($7), sedikit lebih mahal dibandingkan popok sekali pakai biasa dari perusahaan.

Unicharm berbasis di prefektur barat daya Kagoshima. Mereka mulai menjual popok dewasa dan bayi bulan ini di pusat perbelanjaan di Kyushu – salah satu dari empat pulau utama Jepang.

Produk-produk tersebut digambarkan sebagai “horizontal” karena barang-barang yang direproduksi itu sama dengan barang-barang yang didaur ulang, bukan diubah menjadi produk yang berbeda.

Pihak Unicharm mengatakan, mereka telah menggunakan teknologi sterilisasi, pemutihan, dan penghilang bau dengan menggunakan ozon yang tujuannya memastikan bahwa popok daur ulang bebas dari bau tidak sedap dan bakteri.

Tsutomu Kido menambahkan, pihaknya telah menerima persetujuan dari para ahli mengenai kebersihan.

Popok daur ulang tersebut telah digunakan di rumah sakit dan fasilitas perawatan di Kagoshima sejak dikembangkan pada tahun 2022.

Produk yang sekarang dijual secara umum termasuk popok untuk anak-anak itu memang harganya sedikit lebih mahal dibandingkan popok sekali pakai biasa.

“Namun pelanggan yang telah menggunakan produk ini mengatakan bahwa produk tersebut nyaman dan tidak terasa berbeda dengan popok biasa,” katanya lagi.

Meskipun demografi Jepang telah memicu anjloknya permintaan popok anak-anak, penjualan popok untuk orang lanjut usia diperkirakan akan terus meningkat.

Bulan lalu Oji Holdings, produsen produk kertas, mengatakan pihaknya akan berhenti membuat popok anak-anak pada akhir tahun ini di tengah penurunan tajam permintaan, dan sebagai gantinya meningkatkan produksi produk sanitasi untuk orang lanjut usia. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES