Peristiwa Internasional

Kembar Siam Tertua Menurut Guinness World Records Meninggal, Ini Kisah Mereka

Selasa, 30 April 2024 - 01:28 | 30.87k
Lori dan George Schappell, kembar siam tertua menurut catatan Guinness World Records. (Foto: Guinness World Records)
Lori dan George Schappell, kembar siam tertua menurut catatan Guinness World Records. (Foto: Guinness World Records)

TIMESINDONESIA, JAKARTAGuinness World Records mengumumkan kematian kembar siam tertua Lori dan George Schappell (12/4/2024). Kisah hidup kembar siam laki-laki dan perempuan bukan sekadar tentang ikatan fisik yang tak terpisahkan, tetapi juga tentang perjalanan panjang dua individu yang berbagi kehidupan dan cinta dalam segala warna.

Lahir pada 18 September 1961 di Pennsylvania, AS, Lori dan George terlahir dengan kondisi yang langka. Tengkorak mereka sebagian tergabung, berbagi pembuluh darah penting, dan sebagian otak. Namun, dari awal, mereka menunjukkan bahwa keberanian dan semangat mereka melebihi batas fisik yang membatasi.

Meski fisik mereka menyatu, kepribadian mereka berbeda jauh. Lori, dengan kekuatan tubuh yang sehat, menjadi sandaran bagi George, yang terlahir dengan spina bifida dan harus menggunakan kursi roda untuk mobilitasnya. Tetapi kelemahan fisik George tidak menghalangi semangatnya dalam mengejar karier musik country yang sukses, sementara Lori menemukan kesenangan dan prestasi dalam olahraga boling.

Tak hanya itu, pada tahun 2007, Lori dan George membuat sejarah dengan menjadi kembar siam pertama yang secara terbuka mengidentifikasi diri sebagai gender yang berbeda. Langkah berani George untuk mengadopsi identitasnya sebagai seorang pria, setelah sebelumnya dikenal dengan nama Dori, adalah bukti dari keberanian mereka untuk hidup sesuai dengan kebenaran diri mereka.

Pada kesehariannya, mereka hidup mandiri di sebuah apartemen di Pennsylvania, menjalani rutinitas yang memungkinkan mereka menjaga kehidupan individu mereka sambil tetap terhubung erat satu sama lain. Mereka menemukan keseimbangan antara kebutuhan pribadi dan hubungan yang erat, menghabiskan waktu dengan mengejar hobi masing-masing, bergantian menghabiskan waktu di ruang kamar yang terpisah.

Yang lebih penting lagi, Lori dan George menolak untuk membiarkan prediksi medis menghalangi semangat hidup mereka. Mereka melampaui semua ekspektasi, tidak hanya hidup melewati usia 30 tahun, tetapi juga menjadi kembar siam perempuan tertua dalam sejarah, melampaui rekor yang telah ditetapkan sebelumnya.

Saat kita mengenang perjalanan hidup mereka, kita tidak hanya melihat dua individu yang berjuang melawan keterbatasan fisik, tetapi juga dua jiwa yang menemukan kekuatan dan kebahagiaan dalam kehadiran satu sama lain. Lori dan George meninggalkan warisan yang tak terlupakan, mengajarkan kepada kita tentang cinta, ketahanan, dan arti sejati dari kesatuan.

Meskipun mereka telah berpamitan dari dunia ini, kisah Lori dan George Schappell, si kembar siam tertua di dunia menurut Guinness World Records akan tetap hidup dalam ingatan kita sebagai inspirasi bagi kita semua untuk menghadapi kehidupan dengan keberanian, keanggunan, dan keberanian yang sama yang mereka tunjukkan sepanjang hidup mereka. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Khodijah Siti
Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES