Peristiwa Internasional Info Haji 2024

Semangat dan Kebahagiaan Haji Lansia Menapaki Tanah Suci

Senin, 13 Mei 2024 - 18:37 | 11.49k
Layanan haji ramah lansia di Bandara AMAA Madinah. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)
Layanan haji ramah lansia di Bandara AMAA Madinah. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)
FOKUS

Info Haji 2024

TIMESINDONESIA, MADINAH – Di tengah keramaian Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah (AMAA), terdapat kisah-kisah mengharukan dari para jemaah haji Indonesia lansia yang menapaki tanah suci untuk menunaikan ibadah haji.

Karsidi, seorang jemaah berusia 75 tahun asal Jakarta Timur, memancarkan semangat yang luar biasa meski menghadapi keterbatasan fisik. Berbekal kursi roda dan keterbatasan penglihatan akibat katarak, semangatnya memancar dengan sinar yang tak terpadamkan.

"Saya sudah menunggu 12 tahun untuk momen ini," ungkap Karsidi, dengan suara yang penuh rasa haru dan syukur, Senin (13/5/2024).

Bukan hanya Karsidi, tetapi juga Zahara Abdullah Ratif, seorang jemaah berusia 85 tahun, dan Latip, yang berusia 65 tahun, mengalami momen yang tak terlupakan saat melangkah di Tanah Suci.

Meskipun usia telah menyisakan jejaknya, semangat mereka tetap menyala, menunjukkan bahwa usia bukanlah penghalang untuk menunaikan ibadah haji.

Tak hanya semangat dan harapan, mereka juga merasakan layanan yang khusus dirancang untuk memenuhi kebutuhan jemaah lansia.

Dalam konteks ini, layanan "Haji Ramah Lansia" menjadi sangat penting. Petugas haji tidak hanya menyediakan bantuan fisik, seperti kursi roda dan jalur khusus untuk jemaah lansia, tetapi juga memberikan perhatian ekstra terhadap kebutuhan kesehatan dan kenyamanan mereka.

Mendapatkan Perhatian Khusus

Berbagai fasilitas tersedia di sepanjang perjalanan, mulai dari asrama hingga tempat ibadah. Jemaah lansia diberikan akses yang lebih mudah dan bantuan yang lebih sigap dari petugas haji.

Selain itu, perhatian juga diberikan terhadap nutrisi dan kesehatan mereka selama perjalanan, dengan makanan dan minuman yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan jemaah.

Bukan hanya itu, tetapi juga program pendampingan dan sosialisasi khusus diselenggarakan untuk mempersiapkan jemaah lansia menghadapi tantangan fisik dan mental selama perjalanan.

Petugas haji juga memberikan informasi dan bimbingan yang dibutuhkan, serta menyediakan panduan khusus tentang perawatan diri dan tata cara ibadah bagi jemaah lansia.

Data menunjukkan bahwa layanan "Haji Ramah Lansia" telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi jemaah lansia. Tingkat kepuasan jemaah terhadap layanan ini tinggi, dengan banyaknya testimoni yang mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh petugas haji.

Kisah para jemaah lansia ini menjadi bukti bahwa dengan perhatian dan bantuan yang tepat, usia tidak menjadi penghalang untuk meraih impian.

Melalui layanan "Haji Ramah Lansia", mereka dapat menunaikan ibadah dengan nyaman, aman, dan penuh semangat, membuktikan bahwa setiap orang, tanpa memandang usia, dapat merasakan keberkahan dari perjalanan spiritual ini. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES