Peristiwa Internasional

Agenda World Water Forum ke-10 Diharapkan Sepakati 120 Proyek Utama

Jumat, 17 Mei 2024 - 17:40 | 12.76k
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Ketua Panitia Nasional Penyelenggara WWF ke-10, Luhut Binsar Panjaitan, di JCC, Kamis (16/2/2023). (FOTO: Biro Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Komunikasi dan Informatika)
Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Ketua Panitia Nasional Penyelenggara WWF ke-10, Luhut Binsar Panjaitan, di JCC, Kamis (16/2/2023). (FOTO: Biro Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Komunikasi dan Informatika)

TIMESINDONESIA, JAKARTAWorld Water Forum ke-10 yang berlangsung dari 18 hingga 25 Mei 2024 di Bali diharapkan mencapai kesepakatan untuk melaksanakan 120 proyek strategis dengan nilai sekitar 9,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp150 triliun terkait dengan penyelesaian masalah air dan sanitasi.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat membuka Rapat Koordinasi Panitia Nasional World Water Forum ke-10 di Laguna Resort and Spa, Bali, Kamis (16/5/2024) lalu.

"Kita harus menghasilkan concrete deliverables dari forum ini, akan melaksanakan 120 proyek strategis terkait air bernilai 9,4 miliar dolar AS, termasuk tindak lanjut dari inisiatif Indonesia di G20 tahun 2022, yaitu G20 Bali Global Blended Finance Alliance (GBFA)," katanya dalam keterangan resminya yang dikutip TIMES Indonesia dari Antara, Jum'at (17/5/2024).  

Dalam pernyataannya, Luhut menjelaskan bahwa GBFA akan memberikan dukungan keuangan untuk tindakan iklim, termasuk langkah-langkah untuk mengatasi krisis air.

"Kami akan mengadakan launching Sekretariat GBFA dan penandatanganan LoI dengan beberapa negara sebagai founding member pada 20 Mei nanti, Setneg dan Kemlu harap fasilitasi para undangan high-level yang belum mendapatkan akses masuk," ujarnya.

Selain itu, mantan Kepala Staf Kepresidenan Indonesia tersebut menyatakan bahwa World Water Forum ke-10 akan diikuti oleh 13.448 peserta dari 148 negara, termasuk delapan kepala negara dan wakil kepala pemerintahan, tiga utusan khusus, dan 38 menteri.

"Terdapat juga anggota parlemen dari berbagai negara, perwakilan daerah, asosiasi, perusahaan swasta dan pemuda," ucapnya.

Selain itu, ia juga mengajukan permintaan kepada semua yang terlibat dalam persiapan penyelenggaraan World Water Forum ke-10 untuk menjalankan tugas mereka dengan optimal.

Di sisi lain, Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono, yang menjabat sebagai Ketua Harian Panitia Nasional World Water Forum ke-10, menyatakan bahwa pertemuan tingkat menteri dalam forum air dunia diharapkan dihadiri oleh minimal 103 Menteri dari 132 negara.

"Namun, semua ini masih terus bergerak, karena masih ada 99 negara yang belum konfirmasi," ucapnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa setiap hari panitia akan mengundang pelajar dari empat sekolah berbeda untuk mengamati berbagai proses yang terjadi dalam forum air dunia.

Perlu diketahui, Hingga tanggal 17 Mei 2024, sebanyak 13.000 orang telah mendaftar secara resmi untuk menghadiri World Water Forum ke-10.

Disamping itu, ada 1.357 pembicara dari dalam dan luar negeri yang dijadwalkan untuk menghadiri forum, bersama dengan 4.890 perwakilan dari media dan sponsor yang akan hadir.

World Water Forum ke-10 juga meliputi pameran Country Pavilion dan Organization Pavilion di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC). Partisipasi dari 21 negara diharapkan dalam pameran tersebut. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES