Peristiwa Internasional

Sepekan Kedatangan Jemaah Haji Indonesia, Layanan Bandara Terus Ditingkatkan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 14:40 | 13.49k
Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi, Abdillah. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)
Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi, Abdillah. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Kepala Daker Bandara PPIH Arab Saudi, Abdillah, melakukan evaluasi sepekan terkait pelayanan kedatangan jemaah haji Indonesia di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah untuk gelombang pertama.

Salah satu permasalahan yang diangkat adalah terkait dengan paspor jemaah yang masih dititipkan kepada orang lain, bahkan dikumpulkan oleh ketua rombongan, yang dapat menyulitkan perjalanan hingga ke Arab Saudi.

"Dibutuhkan pemahaman yang lebih baik terkait pentingnya paspor dalam perjalanan haji. Sosialisasi kepada jemaah yang belum berangkat untuk tidak menitipkan dan mengumpulkan paspor kepada ketua rombongan telah dilakukan dengan baik," ujar Abdillah, Sabtu (18/5/2023).

Abdillah juga menyampaikan bahwa pelayanan terhadap lansia telah berjalan lancar.

"Kursi roda disediakan baik oleh pihak SGS ataupun oleh kami, dan lansia tetap diprioritaskan terhadap tempat duduk yang khusus," tambahnya.

Hingga saat ini, telah ada 103 kloter atau sekitar 44.000 jemaah yang tiba di Bandara Madinah. Namun, Abdillah menyadari bahwa menjelang gelombang kedua, tantangan akan semakin kompleks.

"Pecah dua kekuatan akan bergeser ke Jeddah, dan jemaah akan memulai kain ihram dari embarkasi. Hal ini akan mempersingkat waktu tunggu di bandara," jelasnya.

Abdillah juga menyoroti masalah yang mungkin timbul terkait dengan pemakaian kain ihram. "Untuk jemaah yang belum memakai kain ihram sejak embarkasi, proses penerimaan dan pemberangkatan dari bandara bisa terhambat. Kami akan membantu jemaah memakai kain ihram untuk memastikan kelancaran proses," ungkapnya.

Tentang penggunaan kain ihram di Madinah, Abdillah menegaskan bahwa hal tersebut tidak menjadi masalah. "

Jemaah dari Madinah yang memakai ihram sama tidak menjadi masalah," tambahnya.

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kedatangan jemaah haji, Abdillah mengadakan rapat bersama Kementerian Haji dan pihak Masyarik untuk mengoptimalkan layanan di Bandara Madinah. Rombongan jemaah diharapkan dapat memaksimalkan koordinasi, terutama terkait pembagian hotel dan pelayanan lansia.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES