Peristiwa Internasional

Deklarasi Menteri Resmi Diadopsi 133 Negara dan Organisasi Internasional, Menjadi Outcome Utama World Water Forum ke-10

Rabu, 22 Mei 2024 - 09:52 | 15.91k
Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono bersama Menteri HK Siti Nurbaya saat  memimpin sesi Pertemuan Tingkat Menteri Hari Kedua World Water Forum ke-10, Selasa (21/5).  (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)
Menteri PUPR RI Basuki Hadimuljono bersama Menteri HK Siti Nurbaya saat  memimpin sesi Pertemuan Tingkat Menteri Hari Kedua World Water Forum ke-10, Selasa (21/5).  (FOTO: Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR RI)

TIMESINDONESIA, BALI – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR RI) Basuki Hadimuljono bersama Menteri Lingkungan Hidup (LHK) Siti Nurbaya memimpin sesi Pertemuan Tingkat Menteri Hari Kedua World Water Forum ke-10, Selasa (21/5).

Pertemuan Tingkat Menteri ini merupakan salah satu sesi di World Water Forum ke-10 yang diselenggarakan pada 18-25 Mei 2024 di Bali. Pertemuan ini menyepakati empat prioritas yang dideklarasikan di akhir sesi. Deklarasi Menteri ini disepakati oleh 106 negara dan 27 organisasi internasional. 

Prioritas pertama Deklarasi Menteri yakni Indonesia mendorong ditetapkannya Hari Danau Dunia. “Membangun bendungan tidak gampang apalagi sekarang untuk pengadaan lahan, danau sebagai bendungan alami sifatnya itu pengkayaan air. Danau bisa mati, untuk itu harus kita jaga dengan memperpanjang umur danau, inilah guna peringat Hari Danau Dunia,” kata Menteri Basuki.

Prioritas kedua adalah pembentukan Center of Excellence untuk ketahanan air dan iklim. Dikatakan Menteri Basuki pembentukan Center of Excellence ini tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga negara-negara di Asia Pasifik.  Prioritas ketiga yakni mengarusutamakan isu pengelolaan sumber daya air secara terpadu pada pulau-pulau
kecil. Selain, Pemerintah RI menerima usulan Republik Kongo terkait blue economy untuk dibahas pada forum berikutnya.

“Blue economy menawarkan kemungkinan reinvestasi pembangunan manusia dari sumber daya akuatik. Saya mengucapkan terima kasih pada Republik Kongo atas masukannya yang konstruktif,” ujar Menteri Basuki.

Di samping Deklarasi Menteri, capaian dari World Water Forum ke-10 lainnya adalah keberhasilan Indonesia menyusun 113 daftar proyek terkait air dari berbagai negara senilai 9,4 miliar dolar Amerika. Di antaranya adalah proyek percepatan penyediaan air minum bagi 3 juta rumah tangga dan proyek pengelolaan air limbah domestik bagi 300 ribu rumah tangga yang bermanfaat bagi masyarakat di berbagai negara.

“Saya mengapresiasi partisipasi, kontribusi dan umpan balik yang telah memperkaya Deklarasi Menteri. Atas nama Pemerintah Indonesia saya ucapkan terima kasih kepada negara anggota untuk capaian kesepakatan bersama dengan topik-topik air minum, sanitasi, memperkuat sumber daya air dan kebijakan pengelolaan air,” tutup Menteri Basuki. 

Turut hadir mendampingi Menteri Basuki Direktur Jenderal Sumber Daya Air Bob Arthur Lombogia, Staf Ahli Menteri Bidang Keterpaduan Pembangunan Maulidya Indah Junica, Staf Ahli Menteri PUPR RI Bidang Ekonomi dan Investasi Dadang Rukmana dan Staf Ahli Menteri PUPR RI Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S. Amtawidjaja. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES