Peristiwa Internasional Info Haji 2024

SUB-106 Tutup Fase Kedatangan Jemaah Haji Indonesia di Tanah Suci

Selasa, 11 Juni 2024 - 13:31 | 9.69k
Jemaah Haji Indonesia tiba di KAAIA Jeddah. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)
Jemaah Haji Indonesia tiba di KAAIA Jeddah. (Foto: MCH 2024 Kemenag RI)
FOKUS

Info Haji 2024

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Selasa, 11 Juni 2024, menjadi hari bersejarah yang menandai berakhirnya fase kedatangan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci untuk tahun 1445 H/2024 M. Pada hari ini, sebanyak 333 jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 106 dari Embarkasi Surabaya (SUB-106) mendarat dengan selamat di King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah.

Sebelumnya, dua kloter terakhir juga tiba pada hari yang sama, yaitu SUB 104 dan SUB 105, masing-masing membawa 371 jemaah. Kedatangan kloter-kloter ini menandai akhir dari pelayanan kedatangan gelombang kedua di Bandara Jeddah, sekaligus memastikan bahwa seluruh jemaah haji Indonesia telah tiba di Arab Saudi.

"Kedatangan SUB 106 menandai berakhirnya pelayanan kedatangan gelombang 2 di Bandara Jeddah dan artinya juga jamaah Indonesia sudah masuk seluruhnya ke Arab Saudi," ujar Abdillah, Kepala Daerah Kerja Bandara, kepada Tim Media Center Haji (MCH) di Jeddah.

Fase kedatangan jemaah haji gelombang pertama berlangsung sejak 12 Mei 2024, di mana 229 kloter dengan total 88.987 jemaah mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. Gelombang kedua yang terdiri dari 324 kloter dengan 124.288 jemaah mendarat di Bandara Internasional Jeddah. Secara keseluruhan, ada 213.275 jemaah dalam 553 kloter yang tiba di Arab Saudi tahun ini.

Abdillah mengungkapkan bahwa perjalanan kedatangan jemaah haji dari kedua gelombang berjalan dengan baik dan lancar.

"Alhamdulillah lancar semua, antara stakeholder sudah bekerja sama dengan baik. Pada saat ada penanganan keimigrasian, kami bekerja sama dengan KJRI untuk mengatasi permasalahan tersebut dan semua berjalan dengan baik," jelasnya.

Abdillah juga menyampaikan bahwa kendala terkait barang-barang bawaan jemaah dapat diatasi dengan baik.

"Tidak ada barang-barang jamaah yang disita pada saat pemeriksaan," imbuhnya.

Dengan berakhirnya fase kedatangan jemaah, fokus petugas kini beralih ke penyiapan layanan jemaah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Abdillah menyatakan bahwa petugas Daker Bandara akan segera diberangkatkan ke Makkah untuk melakukan konsolidasi dan koordinasi penyiapan layanan puncak haji di Armuzna.

"Petugas Daker Bandara akan bertugas secara khusus di Muzdalifah," lanjut Abdillah.

Mereka akan memastikan kesiapan fasilitas di Muzdalifah, mulai dari fungsi toilet hingga ketersediaan air, demi kenyamanan jemaah selama menjalani puncak haji.

Abdillah juga mengingatkan jemaah untuk mempersiapkan fisik dan ibadah menjelang puncak haji beberapa hari ke depan.

"Tentunya jamaah bisa membatasi kegiatan untuk mempersiapkan fisik selama pelaksanaan puncak haji. Aktivitas ibadah bisa dilakukan di masjid terdekat dengan hotel atau di musala yang disediakan di dalam hotel," pungkasnya.

Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan 1 Zulhijjah 1445 H bertepatan dengan 7 Juni 2024. Dengan demikian, wukuf di Arafah pada 9 Zulhijah 1444 H akan bertepatan dengan 15 Juni 2024, dan Iduladha pada 10 Zulhijjah akan bertepatan dengan Ahad, 16 Juni 2024. Persiapan matang dan semangat tinggi menyertai para jemaah haji Indonesia dalam menjalani ibadah yang sangat dinanti ini.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Imadudin Muhammad
Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES